Kata Mutiara

Jadilah yang terbaik di antara yang baik atau setidaknya menjadi yang baik di antara yang tidak baik

Apakah keterkaitan Ilmu Gizi dengan Kesehatan Masyarakat?

Setelah mempelajari Ilmu Gizi,  dalam pandangan Anda: Bagaimana peran dan keterkaitan Ilmu Gizi  dalam mencapai peningkatan kualitas kesehatan masyarakat?

Tuliskan pendapat Anda di Kolom Komentar dan  setelah itu lakukan Submit

Perhatian,  Cukup sekali saja Anda melakukan Submit.

Komentar Anda tidak akan muncul di kolom kementar sebelum dikonfirmasi oleh mederator.

Catatan:  Soal ini diperuntukkan bagi kelas  ujian hari Selasa

74 Responses to “Apakah keterkaitan Ilmu Gizi dengan Kesehatan Masyarakat?”

  • Purwita Sari:

    Nama : Purwita Sari L.D.N
    NIM : 25010111120039
    Kelas : A 2011

    Soal :
    Manfaat mempelajari ilmu gizi bagi peningkatan kompetensi anda nanti sebagai ahli Sarjana Kesehatan Masyarakat

    Jawab :
    Melalui ilmu gizi :
    1. Mula-mula kita dapat mengenalkan kepada kepada masyarakat tentang istilah- istilah yang berkaitan dengan PUGS (Pedoman Umum Gizi Seimbang) seperti :
    • Makanan lengkap
    Susunan hidangan pada suatu waktu makan (misal pagi, siang, malam) yang terdiri makanan pokok, sayur, lauk pauk, buah serta air
    • Makanan selingan
    Makanan yang dimakan diantara dua waktu makan misalnya jajanan
    • Menu
    Susunan hidangan yang terdiri dari olahan beberapa macam resep makanan yang dipadukan serasi dan disajikan pada waktu tertentu
    • Pola makan
    Gambaran tentang waktu dan frekuensi makan yang berlaku baik jumlah maupun jenisnya

    • Diit
    Makanan khusus yang dimakan perorangan/seseorang dalam jangka waktu tertentu baik keadaan sehat atau sakit untuk memperoleh tingkat kesehatan yang lebih baik atau memperoleh penyembuhan.

    2. Mulai mengintervensi masyarakat tentang apa itu menu seimbang, tentunya dengan mengajak mereka mengerti akan apa itu menu seimbang beserta karakteristiknya, sehingga diharapkan masyarakat mulai merubah pola pikirnya akan persepsinya tentang nutrisi bagi tubuh.
    • Menu Seimbang
    Menu yang terdiri dari beraneka ragam makanan dalam jumlah dan proporsi yang sesuai sehingga memenuhi kebutuhan gizi seseorang guna pemeliharaan dan perbaikan sel-sel tubuh dan proses kehidupan serta pertumbuhan dan perkembangan
    • Kehadiran atau ketidakhadiran suatu zat gizi esensial dapat mempengaruhi ketersediaan absorpsi, metabolisme atau kebutuhan zat gizi lain
    • Ada saling ketergantungan antar zat gizi
    Ciri-ciri menu seimbang adalah :
    – Menghasilkan cukup energi yang diperlukan tubuh
    – Memenuhi kebutuhan protein untuk pertumbuhan, mekanisme pertahanan, perbaikan jaringan yang rusak dan pemeliharaan
    – Mengandung cukup lemak untuk memberikan asam lemak esensial dan melarutkan vitamin yang larut dalam lemak
    – Memberikan vitamin dan mineral dalam jumlah adekuat.
    Setelah itu mula memberikan berbagai tips gizi seimbang yang mudah dan sederhana yang mudah diaplikasikan masyarakat dalam kehidupan sehari –hari, seperti :
    1. Makanlah Aneka Ragam Makanan
    2. Makanlah Makanan Untuk Memenuhi Kecukupan Energi
    3. Makanlah Makanan Sumber KH Setengah Dari Kebutuhan Energi
    4. Batasi Konsumsi Lemak dan Minyak sampai Seperempat Dari Kebutuhan Energi
    5. Gunakan Garam Beryodium
    6. Makanlah Makanan Sumber Zat Besi
    7. Berikan ASI saja Pada Bayi Sampai Umur 6 Bulan
    8. Biasakan Makan / Sarapan Pagi
    9. Minumlah Air Bersih, Aman Yang Cukup Jumlahnya
    10. Lakukan Kegiatan Fisik dan Olahraga Secara Teratur
    11. Hindari Minum Minuman Beralkohol
    12. Makanlah Makanan Yang aman bagi Kesehatan
    13. Bacalah Label Pada Makanan Yang Dikemas

    3. Melalui ilmu gizi, kita dapat mengetahui berbagai peristiwa yang terjadi di dalam tubuh, keaadaan yang ditimbulkan oleh masuknya makanan ke dalam tubuh, juga dipelajari hal-hal lain, baik menyangkut cara-cara untuk mencegah terjadinya kekurangan unsur makanan maupu faktor-faktor yang dapat menyebabkan seseorang tidak cukup memperoleh zat-zat makanan yang diperlukan tubuh.

    4. Sebagai seorang ahli SKM yg berkompeten di bidangnya, tentunya wajib membuat masyarakat paham akan golongan 3 besar zat gizi seperti karbohirat, lemak, dan protein. Beserta manfaat sumbernya, dan yang paling penting adalah kandungan gizinya bagi tubuh.

    5. Merencanakan dan menyediakan suplai pangan untuk penduduk atau kelompok masyarakat, sehinggas perlu diketahui pola pangan dan distribusi penduduk tertentu

    6. Menetapkan standar bantuan pangan, misalnya saat ada bencana

    7. Menilai kecukupan sediaan pangan nasional

    8. Merencanakan program penyuluhan gizi

  • DYAH AGUSTIN CATUR PUTRI:

    NAMA : Dyah Agustin Catur Putri
    NIM : 25010111120032
    Kelas : A -2011

    Ilmu Gizi (Nutrition Science) adalah ilmu yang mempelajari hal ikhwal tentang makanan dan dikaitkan dengan kesehatan tubuh. Seiring dengan kemajuan ilmu pengetahuan, aspek ilmu gizi semakin berkembang pesat dan berperan penting dalam pengembangan sumberdaya manusia yang semakin diakui. Cakupan ilmu gizi sangat luas, termasuk teori dan penerapan yang melibatkan hampir seluruh fakor kehidupan demi menyelesaikan masalah gizi yang semakin kompleks pula.
    Dari segi kesehatan, masalah gizi di negara berkembang seperti di Indonesia hingga kini memerlukan peningkatan demi pemenuhan zat gizi bagi seluruh masyarakat. Melalui kegiatan peningkatan dan pemenuhan kualitas gizi tersebut, maka akan menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas, tangguh, mandiri, dan kontributif dalam memberikan berbagai upaya pengembangan ilmu dan pelayanan kesehatan di berbagai bidang, termasuk bidang gizi sehingga dapat menyelesaikan permasalahan kesehatan di masyarakat.
    Selain kegiatan peningkatan dan pemenuhan kualitas gizi, terdapat lain yang harus dilakukan untuk menyelesaikanPemberian pendidikan dasar ilmu gizi sangat penting bagi masyarakat, terlebih bagi pelaku kegiatan pencegahan dan peningkatan drajat kesehatan. Dalam proses perkuliahan, mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Undip mempelajari materi pendidikan dasar ilmu gizi kesehatan masyarakat yang memperhatikan masalah gizi dalam kelompok-kelompok tertentu di masyarakat yang berhubungan dengan kondisi (biologis atau sosial) nya dan dalam lingkungan (fisik, biologis, sosial) tertentu.
    Dengan mempelajari ilmu dasar gizi, mahasiswa mendapatkan pengetahuan baru mengenai ruang lingkup gizi yang ruang lingkupnya cukup luas dimulai dari cara produksi pangan, penyediaan pangan, konsumsi makanan, dan cara-cara pemanfaatan makanan oleh tubuh dalam keadaan sehat dan sakit. Melalui penjelasan tersebut, mahasiswa kesehatan masyarakat ketika harus terjun langsung dalam pengabdian di masyarakat mampu menyelesaikan permasalahan yang berkaitan dengan gizi melalui bekal pengetahuan mengenai zat-zat gizi yang dibutuhkan oleh tubuh beserta cara penggunaannya (produksi, penyediaan, dan konsumsi) serta pemanfaatan makanan yang sesuai dengan standart gizi demi mencegah kesakitan akibat malnutrisi, dan meningkatkan serta meemelihara drajat gizi dimasyarakat guna tercapainya gizi seimbang di masyarakat.
    Mahasiswa kesehatan masyarakat yang telah mempelajari dasar ilmu gizi dapat mengetahui kebutuhan gizi yang dibutuhkan untuk fungsi normal tubuh dan penggunaan makanan oleh tubuh yang bergantung pada pencernaan, penyerapan, dan metabolisme zat gizi. Tujuan akhir dari konsumsi dan penggunaan makanan oleh tubuh adalah tercapainya status gizi tubuh yang optimal.
    Berkaitan dengan penjelasan diatas, mahasiswa fakultas kesehatan masyarakat dapat mengetahui upaya penyediaan pangan yang optimal agar tercapainya status gizi optimal dengan mengkonsumsi karbohidrat, lemak, protein, vitamin dan mineral sesuai dengan angka kecukupan gizi dalam rangka proses metabolisme, transformasi, dan interaksinya dengan zat lain demi tercapainya keseimbangan energi tubuh.
    Keseimbangan energi tubuh dapat dicapai melalui penggunaan zat gizi sesuai angka kecukupan yang telah dianjurkan. Ketika gizi tercukupi, maka kegiatan konsumsi zat gizi sangat bermanfaat bagi tubuh walaupun dapat menyebabkan gangguan kesehatan fungsi tubuh ketika zat-zat gizi, sistem pola pangan, penganekaragaman pangan, pola menu seimbang, dan angka kecukupan gizi tidak sesuai dengan yang telah dianjurkan.
    Keseluruhan materi yang telah diberikan kepada mahasiswa kesehatan masyarakat selama satu semester perkuliahan dasar ilmu gizi perlu dikembangkan dan diterapkan dalam kehidupan masyarakat melalui pelaksanaan penelitian dalam bidang ilmu gizi untuk pengembangan ilmu dan penerapannya bagi masyarakat, melaksanakan pengabdian kepada masyarakat sebagai upaya penerapan dan pengembangan ilmu pengetahuan, mengkaji status kesehatan masyarakat berdasarkan data, informasi dan indikator kesehatan untuk pengambilan keputusan dalam menyelesaikan masalah di bidang kesehatan masyarakat yang meliputi gizi kesehatan masyarakat, kesehatan lingkungan, administrasi kesehatan masyarakat, epidemiologi, biostatistika dan kependudukan, keselamatan dan kesehatan kerja, pendidikan kesehatan dan ilmu perilaku.
    Melalui penjelasan manfaat mempelajari ilmu gizi tersebut diatas, dapat meningkatkan kompetensi mahasiwa kesehatan masyarakat sebagai bekal sebagai ahli kesehatan masyarakat serta mendukung pemenuhan kegiatan pencegahan penyakit, pemeliharaan kesehatan, dan peningkatan derajat kesehatan masyarakat yang berhubungan dengan gizi kesehatan masyarakat.
    Sekian komentar saya mengenai manfaat yang saya dapatkan selama proses pembelajaran dasar ilmu gizi kesehatan masyarakat di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro. Wassalamu’alaikum Wr. Wb

  • DYAH AGUSTIN CATUR PUTRI:

    NAMA : Dyah Agustin Catur Putri
    NIM : 25010111120032
    KELAS : A – 2011

    Ilmu Gizi (Nutrition Science) adalah ilmu yang mempelajari hal ikhwal tentang makanan dan dikaitkan dengan kesehatan tubuh. Seiring dengan kemajuan ilmu pengetahuan, aspek ilmu gizi semakin berkembang pesat dan berperan penting dalam pengembangan sumberdaya manusia yang semakin diakui. Cakupan ilmu gizi sangat luas, termasuk teori dan penerapan yang melibatkan hampir seluruh fakor kehidupan demi menyelesaikan masalah gizi yang semakin kompleks pula.
    Dari segi kesehatan, masalah gizi di negara berkembang seperti di Indonesia hingga kini memerlukan peningkatan demi pemenuhan zat gizi bagi seluruh masyarakat. Melalui kegiatan peningkatan dan pemenuhan kualitas gizi tersebut, maka akan menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas, tangguh, mandiri, dan kontributif dalam memberikan berbagai upaya pengembangan ilmu dan pelayanan kesehatan di berbagai bidang, termasuk bidang gizi sehingga dapat menyelesaikan permasalahan kesehatan di masyarakat.
    Selain kegiatan peningkatan dan pemenuhan kualitas gizi, terdapat lain yang harus dilakukan untuk menyelesaikanPemberian pendidikan dasar ilmu gizi sangat penting bagi masyarakat, terlebih bagi pelaku kegiatan pencegahan dan peningkatan drajat kesehatan. Dalam proses perkuliahan, mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Undip mempelajari materi pendidikan dasar ilmu gizi kesehatan masyarakat yang memperhatikan masalah gizi dalam kelompok-kelompok tertentu di masyarakat yang berhubungan dengan kondisi (biologis atau sosial) nya dan dalam lingkungan (fisik, biologis, sosial) tertentu.
    Dengan mempelajari ilmu dasar gizi, mahasiswa mendapatkan pengetahuan baru mengenai ruang lingkup gizi yang ruang lingkupnya cukup luas dimulai dari cara produksi pangan, penyediaan pangan, konsumsi makanan, dan cara-cara pemanfaatan makanan oleh tubuh dalam keadaan sehat dan sakit. Melalui penjelasan tersebut, mahasiswa kesehatan masyarakat ketika harus terjun langsung dalam pengabdian di masyarakat mampu menyelesaikan permasalahan yang berkaitan dengan gizi melalui bekal pengetahuan mengenai zat-zat gizi yang dibutuhkan oleh tubuh beserta cara penggunaannya (produksi, penyediaan, dan konsumsi) serta pemanfaatan makanan yang sesuai dengan standart gizi demi mencegah kesakitan akibat malnutrisi, dan meningkatkan serta meemelihara drajat gizi dimasyarakat guna tercapainya gizi seimbang di masyarakat.
    Mahasiswa kesehatan masyarakat yang telah mempelajari dasar ilmu gizi dapat mengetahui kebutuhan gizi yang dibutuhkan untuk fungsi normal tubuh dan penggunaan makanan oleh tubuh yang bergantung pada pencernaan, penyerapan, dan metabolisme zat gizi. Tujuan akhir dari konsumsi dan penggunaan makanan oleh tubuh adalah tercapainya status gizi tubuh yang optimal.
    Berkaitan dengan penjelasan diatas, mahasiswa fakultas kesehatan masyarakat dapat mengetahui upaya penyediaan pangan yang optimal agar tercapainya status gizi optimal dengan mengkonsumsi karbohidrat, lemak, protein, vitamin dan mineral sesuai dengan angka kecukupan gizi dalam rangka proses metabolisme, transformasi, dan interaksinya dengan zat lain demi tercapainya keseimbangan energi tubuh.
    Keseimbangan energi tubuh dapat dicapai melalui penggunaan zat gizi sesuai angka kecukupan yang telah dianjurkan. Ketika gizi tercukupi, maka kegiatan konsumsi zat gizi sangat bermanfaat bagi tubuh walaupun dapat menyebabkan gangguan kesehatan fungsi tubuh ketika zat-zat gizi, sistem pola pangan, penganekaragaman pangan, pola menu seimbang, dan angka kecukupan gizi tidak sesuai dengan yang telah dianjurkan.
    Keseluruhan materi yang telah diberikan kepada mahasiswa kesehatan masyarakat selama satu semester perkuliahan dasar ilmu gizi perlu dikembangkan dan diterapkan dalam kehidupan masyarakat melalui pelaksanaan penelitian dalam bidang ilmu gizi untuk pengembangan ilmu dan penerapannya bagi masyarakat, melaksanakan pengabdian kepada masyarakat sebagai upaya penerapan dan pengembangan ilmu pengetahuan, mengkaji status kesehatan masyarakat berdasarkan data, informasi dan indikator kesehatan untuk pengambilan keputusan dalam menyelesaikan masalah di bidang kesehatan masyarakat yang meliputi gizi kesehatan masyarakat, kesehatan lingkungan, administrasi kesehatan masyarakat, epidemiologi, biostatistika dan kependudukan, keselamatan dan kesehatan kerja, pendidikan kesehatan dan ilmu perilaku.
    Melalui penjelasan manfaat mempelajari ilmu gizi tersebut diatas, dapat meningkatkan kompetensi mahasiwa kesehatan masyarakat sebagai bekal sebagai ahli kesehatan masyarakat serta mendukung pemenuhan kegiatan pencegahan penyakit, pemeliharaan kesehatan, dan peningkatan derajat kesehatan masyarakat yang berhubungan dengan gizi kesehatan masyarakat.
    Sekian komentar saya mengenai manfaat yang saya dapatkan selama proses pembelajaran dasar ilmu gizi kesehatan masyarakat di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro. Wassalamu’alaikum Wr. Wb

  • AGUSTIN EKA ANGGRAINI E2A008003:

    peran dan kaitan sebagai peningkatan kualitas kesehatan masyarakat yaitu, pertama kita harus mengatuhi apa pentingnya status gizi bagi kesehatan. setelah memahami peran penting, kita harus menerapkan bagaimana kita membuat agar bisa hidup sehat. memberikan penyuluhan – penyuluhan tentang status gizi, dampak gizi buruk, dan makanan yang bergizi seperti apa. biar masyarakat memahami, dan bisa mengubah hidupnya menjadi hidup sehat.

    by : agustin eka anggraini
    nim E2A008003
    kelas . A

  • Widya KristianiDory Purba:

    Nama : Widya Kristiani Dory Purba
    NIM : 25010111120025
    Kelas : A/ 2011

    Sesuai dengan yang telah saya pelajari bahwa ilmu gizi (Nutrience Science) merupakan ilmu yang mempelajari segala sesuatu tentang makanan dalam hubungannya yang berkaitan dengan kesehatan tubuh. Dengan mempelajari ilmu gizi saya dapat mengetahui hal-hal yang berkaitan dengan pangan yang berhubungan dengan kesehatan masyarakat , dimulai dari cara produksi pangan, perubahan pascapanen yaitu penyediaan pangan, distribusi serta pengolahan pangan hingga konsumsi makanan demikian pula cara pemanfaatan makanan oleh tubuh yang sehat maupun sakit. Tentu saja hal ini relevan dan bermanfaat dalam meningkatkan kompetensi saya sebagai ahli kesehatan masyarakat nantinya. Untuk mengetahui status gizi dari masyarakat saya harus memiliki pengetahuan yang terkait dengan ilmu gizi, sehingga dalam realisasi dimasyarakat sebagai ahli kesehatan masyarakat nantinya, saya tahu bagaimana status gizi dari masyarakat apakah gizi baik atau buruk, bagaimana meningkatkan status gizi masyarakat tersebut,sehingga masyarakat sejahtera dalam kesehatannya karena status gizi yang baik. Dengan status gizi yang baik diharapkan masyarakat bisa terhindar dari penyakit yang terjadi akibat gizi buruk. Sesuai dengan tujuan dari kesehatan masyarakat ialah pencegahan. Karena seperti peribahasa mengatakan “Mencegah lebih baik daripada mengobati.”

  • Bunga Mutiara Kasih:

    Seorang ahli Kesehatan Masyarakat sudah pasti memiliki keahlian dan pengetahuan yang baik akan semua yang berhubungan dengan masyarakat, dan hal – hal yang berkaitan dengan kesehatan masyarakat tersebut. Hal – hal yang berkaitan dengan kesehatan masyarakat tersebut antara lain adalah tentang mekanisme penularan penyakit di masyarakat, masalah kesehatan yang ditimbulkan oleh berbagai faktor pemicu (fisika, biologi, kimia, sosiologi, demografi, dll), dan juga mengukur tingkat atau taraf kesehatan masyarakat. Banyak pengetahuan yang di dapat dari semua mata kuliah selama 2 semester lalu, yang berhubungan dengan dasar-dasar Kesehatan Masyarakat. Di semester 3 ini, kita juga mendapat mata kuliah yang lebih mendasar untuk menuju seorang ahli Kesehatan Masyarakat, salah satunya adalah Mata Kuliah Ilmu Gizi. Mempelajari Ilmu Gizi bukan suatu hal yang mudah, selain belajar mengenai perhitungan menu sehat, berat badan ideal, juga terdapat istilah – istilah gizi yang belum ramah di telinga kita. Namun dibalik itu semua, mempelajari Ilmu Gizi memberikan manfaat bagi peningkatan kompetensi kita sebagai seorang ahli Kesh. Masy. nantinya. Pertama, untuk mengetahui tingkat kesehatan masyarakat suatu daerah, maka kita perlu tahu asupan makanan dan kebutuhan gizi yang terpenuhi. Apabila kebutuhan gizi terpenuhi, maka tingkat kesehatan masyarakat tersebut juga baik. Kedua, dalam mata kuliah Ilmu Gizi, kita belajar mengenai zat-zat gizi yang diperlukan oleh tubuh, kebutuhan perhari, efek defisiensi dan overintake zat gizi, dan sumber –sumber zat yang diperlukan oleh tubuh agar bisa hidup sehat. Ini juga sangat bermanfaat bagi calon ahli Kesh. Masy. untuk membagikan pengetahuan tersebut pada masyarakat (penyuluhan, demo atau promosi-promosi kesehatan), juga dalam pembuatan menu sehat bagi orang – orang yang defisiensi atau overintake zat gizi tertentu. Ketiga, apabila seorang ahli Kesehatan Masyarakat hanya mengetahui cara-cara pencegahan penyakit dengan meminimalisasi faktor risiko, akan terasa kurang lengkap. Dalam Ilmu Gizi kitapun belajar bagaimana menjaga porsi zat – zat gizi yang harus ada dalam asupan makanan agar kita tetap sehat. Dengan begitu, sudah jelas bahwa Ilmu Gizi memiliki manfaat bagi peningkatan kompetensi seorang ahli Kesehatan Masyarakat.

  • debby sukma wardani
    25010111140348
    kls E

    Menurut pendapat saya ilmu gizi dan kesehatan masyarakat merupakan satu kesatuan yang saling melengkapi.. dengan adanya pembelajaran ilmu gizi sehingga diperoleh pengetahuan dan wawasan dan dapat di implementasikan serta diterapkan ke masyarakat sebagai seorang SKM guna untuk meningkatkan kan mutu kualitas kesehatan sehingga tercipta keselarasan diantaranya.

  • Nur Solichah:

    Nama : Nur Solichah
    NIM : 25010111140345
    Kelas E 2011

    Peran ilmu gizi dalam peningkatan kualitas kesehatan masyarakat sangatlah penting. Karena dengan tercapainya gizi sehat/seimbang bagi tiap-tiap individu, maka memperbaiki kualitas kesehatan masyarakat .

  • Nama : Deby Kurniadi
    NIM : 25010111140277
    Kelas : D

    Menurut saya ilmu gizi bisa didefinisikan sebagai suatu cabang ilmu yang mempelajari proses pangan setelah dikonsumsi oleh manusia, masuk ke dalam tubuh, mengalami pencernaan, absorpsi, transportasi, penyimpanan, metabolisme serta pengeluaran zat-zat yang tidak digunakan yang berguna untuk pertumbuhan dan perkembangan yang sehat serta gigi yang sehat pula.
    Gizi memiliki beberapa peranan dalam kesehatan tubuh makhluk hidup, antara lain:
    1. Berperan dalam mekanisme pertahanan tubuh terhadap berbagai penyakit (protein)
    2. Memelihara proses tubuh dalam pertumbuhan/perkembangan serta mengganti jaringan tubuh yang rusak
    3. Mengatur metabolisme dan mengatur berbagai keseimbangan air, mineral dan cairan tubuh yang lain
    4. Memperoleh energi guna melakukan kegiatan sehari-hari

    Jadi, ilmu gizi sangatlah berperan dan berkaitan dalam mencapai peningkatan kualitas kesehatan masyarakat. Salah satu contohnya sudah saya paparkan diatas.

  • Ismi Ariniawati D-2011 (266):

    Keberhasilan pembangunan nasional suatu bangsa ditentukan oleh ketersediaan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas, yaitu yang memiliki fisik yang tangguh, mental yang kuat dan kesehatan yang prima. Oleh karena itulah Ilmu gizi berperan penting dalam peningkatan kualitas kesehatan masyarakat suatu bangsa. Jika masyarakat memahami pentingnya ilmu gizi dan apa saja zat zat gizi yang dibutuhkan oleh tubuh, masyarakat bisa menyusun makanan seimbang sehingga akan dihasilkan kesehatan sempurna. Apabila status gizi masyarakat itu baik, maka produktivitas nya tinggi, termasuk pertumbuhan fisik dan juga kecerdasan mentalnya juga baik. Status gizi masyarakat yang baik dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dan juga menjadi faktor keberhasilan pembangunan nasional suatu bangsa.

  • Raden Roro Nurfitha Indira L.:

    Nama : Raden Roro Nurfitha Indira L.
    NIM : 25010111110255
    Kelas: D-2011

    Menurut saya,sebagai calon SKM kita sangat perlu tahu tentang bagaimana itu ilmu gizi karena nanti kita pasti akan berhubungan langsung dengan masyarakat dan biasanya permasalahan yang sering terdapat di kehidupan masyarakat adalah yang kaitannya terhadap pola makan yang baik itu yang seperti apa dan kita harus bisa membimbing masyarakat untuk mengatur pola makan yang seimbang sehingga kualitas gizi masyarakat bisa meningkat.Dan tentunya kita juga akan menjadi lebih tau tentang kandungan gizi apa saja yang terdapat didalam makanan yang kita makan sehari hari.Terima kasih :)

  • Nikmatul Qomariyah:

    Nama :Nikmatul Qomariyah
    NIM :25010111140260
    Kelas :D

    Menurut saya ,ilmu gizi mempunyai peran penting dan keterkaitan dalam mencapai peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.Gizi berperan sebagai dasar pembentukan kualitas kesehatan masyarakat.Pangan dan gizi terkait sangat erat dengan upaya peningkatan kualitas kesehatan masyarakat sehingga terjadi peningkatan SDM.Apabila tubuh kekurangan gizi maka kualitas kesehatan pun semakin rendah.Kemampuan masyarakat mempersiapkan manusia yang sehat tidak lepas dari keseimbangan gizi yang tersedia.Masyarakat yang terpenuhi kebutuhan pangan dengan mutu gizi yang seimbang lebih mampu berkiprah dalam pekerjaannya. Penduduk yang miskin tidak mendapatkan pangan dan gizi dalam jumlah yang cukup.Mereka menderita lapar pangan dan gizi, mereka menderita gizi kurang. Keadaan gizi seseorang merupakan gambaran apa yang dikonsumsinya dalam jangka waktu yang cukup lama. Bila kekurangan itu ringan, tidak akan dijumpai penyakit defisiensi yang nyata, tetapi akan timbul konsekwensi fungsional yang lebih ringan dan kadang-kadang tidak disadari kalau hal tersebut karena factor gizi(Ari Agung, 2002).Jadi,antara ilmu gizi dan kesehatan masyarakat saling berkaitan dan berpengaruh satu sama lain.

  • AHMAD RIZA WAHYUTAMA:

    Nama : Ahmad Riza Wahyutama
    Kelas : D-2011
    NIM : 25010111140270
    Keterkaitan ilmu gizi dengan kesehatan masyarakat sangat terkait karena akan pemenuhan gizi yang cukup merupakan salah satu bentuk syarat meningkatan kesehatan. Gizi merupakan salah satu aspek kesehatan yang memiliki peran penting dalam upaya peningkatan produktivitas , baik dalam berrpikir, bekerja maupun aktivitas lainnya. Rendahnya produktivitas biasanya dianggap sebagai kurangnya motivasi tanpa menyadari factor lain , seperti gizi. Padahal, perbaikan dan peningkatan gizi mempunyai makna penting untuk mencegah morbiditas,menurunkan angka kematian dan meningkatkan produktivitas dalam beraktivitas. Dapat disimpulkan bila gizi yang cukup maka kualitas kesehatan juga akan baik.

  • shabira noviandini:

    nama : shabira noviandini
    nim : 25010111140267
    kelas : D 2011

    ilmu gizi merupaakn ilmu yang mmepelajari mengenai makanan dan nutrisi yang terkandung di dalamnya, gizi seseorang dapat dikatakan baik jika status gizi dan keadaan gizinya baik. jika kekurangan atau kelebihan zat gizi maka orang tersebut dapat dikatakan malnutrition. gizi sangat berpengaruh terhadap kualitas kesehatan individu maupun masyarakat, jika gizi pada status masyrakat itu dikatakan buruk maka kualitas kesehatan di masayraakt tersebut juga dapat dikatakan buruk.
    dengan ilmu gizi, kita dapat belajar dan memahami standar gizi yang baik dan benar sehingga dapat menerapkan kepada masyarakat sekitar kita, oleh karena itu ilmu gizi sangatlah berpengaruh terhadap peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, oleh sebba itu ilmu gizi sangatlah berarti sebagai salah satu sarana untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat

  • Elva Diana:

    Elva Diana
    25010111140301
    Kelas A

    Manfaat mempelajari ilmu gizi bagi peningkatan kompetensi Ahli Kesehatan Masyarakat yaitu as far as we know di Indonesia masalah kesehatan yang berkaitan dengan gizi masyarakat masih tinggi seperti Kekurangan Energi Protein (KEP) yaitu keadaan kurang gizi disebabkan rendahnya konsumsi energi dan protein dalam makanan sehari-hari sehingga tidak memenuhi AKG contoh penyakitnya Marasmus, Kwashiorkor. Selain itu, masih tinggi pula angka kejadian Gangguan Kekurangan Iodium (GAKI), Kekurangan Vitamin A (KVA), dan Anemia .
    “Ilmu gizi mempelajari tentang makanan dan zat gizi, proses pencernaan, metabolisme dan penyerapannya dalam tubuh, fungsi dan berbagai akibat kekurangan serta kelebihannya bagi tubuh” (Gutrie, 1983).
    Sejumlah elemen kimia di dalam tubuh manusia di bentuk oleh zat-zat gizi berupa air, protein, lemak, mineral, karbohidrat, dan vitamin. Keenam konstituen tersebut merupakan zat-zat yang terdapat dalam makanan. Dalam ilmu gizi dipelajari kaitannya makanan dengan kesehatan tubuh. We are what we eat, kualitas hidup kita ditentukan oleh makanan kita.
    Oleh karena itu, dengan mempelajari ilmu gizi kita sebagai Ahli Kesehatan Masyarakat memiliki kompetensi dalam hal tersebut. Kita bisa mempelajari kaitannya asupan makanan dan status gizi masyarakat, bisa juga mengetahui faktor-faktor penyebab terjadinya masalah gizi di masyarakat, sekaligus bisa mengurangi prevalensinya dengan pencegahan dan penyuluhan di masyarakat terkait kebutuhan gizi masyarakat dari kompetensi yang kita miliki.
    Indonesiapun Sehat dan Bebas dari Malnutrisi !!

  • Indah Putri Nila Sari:

    Nama : Indah Putri Nila Sari
    NIM : 25010111110257
    Kelas : D
    Semester : 3 (tiga)
    Keterkaitan Ilmu Gizi dengan Peningkatan kualitas Kesehatan Masyarakat ?
    Keterkaitan nya bisa diibaratkan seperti anak yang dihasilkan oleh orang tua, karena tanpa ilmu gizi maka pengetahuan tentang kesehatan yang berkaitan dengan ilmu gizi pun tidak akan terlahir.
    Penjelasan :
    Dengan mempelajari ilmu gizi pastinya seseorang tersebut juga akan mengetahui segala sesuatu yang berkaitan dengan kesehatan dan kesehatan itu pun pastinya juga berkaitan dengan makanan yang mempengaruhi kesehatan tubuh, seperti yang kita tahu bahwa makanan merupakan salah satu bagian yang terpenting bagi tubuh dan juga bagi keberlangsungan hidup seseorang. Salah satu contoh ilmu gizi yang berkaitan dengan kesehatan masyakakat adalah Kekurangan Gizi (energi protein) akan menyebabkan penyakit Marasmus dan Kwashiorkor. Dampak penyakit yang diakibatkan oleh kekurangan gizi tersebut adalah kualitas kesehatan masyarakat akan menurun. Tetapi jika kita mempelajari ilmu gizi seperti mendalami ilmu tentang energy protein tersebut, mulai dari kebutuhan kita terhadap protein, defisiensi protein, fungsi protein, metabolism protein dan juga penyakit yang disebabkan oleh kekurangan dan kelebihan konsumsi protein pastinya kita akan mempunyai cara-cara untuk mencegah penyakit tersebut, sehingga kualitas kesehatan masyarakat pun juga meningkat karena mereka sudah mengetahui bagaimana cara mencegah penyakit tersebut.

  • Fathia Azzahra:

    Nama : Fathia Azzahra
    NIM : 25010111130243
    Kelas: D/2011

    Ilmu Gizi merupakan bagian dari bidang ilmu kesehatan masyarakat, karena Ilmu Gizi mempelajari hal-hal penting untuk menunjang kesehatan masyarakat. misalnya saja dengan mempelajari Ilmu gizi kita dapat menjelaskan prinsip-prinsip dan ruang lingkup ilmu gizi yang mempunyai pengaruh di masyarakat, kita jadi tahu permasalahan gizi yg ada dan bagaimana cara penanggulangannya di masyarakat. kemudian setelah tahu konsep-konsep tersebut maka kita dapat mengaplikasikannya ke masyarakat sesuai dengan permasalahan yang dihadapi.

  • Dini Anggraeni Novitasari:

    Menurut saya, ilmu gizi dengan kesehatan masyarakat sangat erat kaitannya. Seperti yang kita ketahui, salah satu tolak ukur untuk mengetahui kesehatan dalam suatu masyarakat adalah dengan melihat kandungan gizi yang masyarakat tersebut konsumsi setiap harinya. Apabila masyarakat tersebut mengerti dan paham tentang gizi, maka derajat kesehatan nya pun akan baik. Begitu pun sebaliknya, apabila masyarakat tersebut tidak paham tentang gizi, derajat kesehatannya pun akan buruk. Untuk itu, menurut saya sangatlah penting untuk memberikan edukasi tentang Gizi kepada masyarakat agar kesehatan hidupnya baik. Apabila kesehatannya baik, maka kesejahteraan hidupnya pun akan baik.

  • Pemberian tambahan gizi hendaklah secara wajar dan menurut ilmu pengetahuan ilmiah. Bila seseorang jatuh sakit, maka diperlukan untuk memperoleh pengobatan; bila seseorang berada dalam keadaan sehat, maka perlu untuk melakukan penjagaan terhadap penyakit. Oleh sebab itu, melakukan pencegahan terhadap penyakit adalah sebagai masalah yang sangat mendasar dalam hubungannya dengan pemeliharaan kesehatan.

    Gizi yang sehat dan seimbang dan gaya hidup yang diperbaiki akan dapat mengatur dan meningkatkan kekebalan tubuh. “Buatlah hidup ini menjadi bahagia dengan memelihara kesehatan”. Dengan melakukan diet secara aktif untuk perawatan kesehatan dalam rangka melakukan pencegahan terhadap penyakit maka akan dapat diperoleh kondisi kesehatan dari gizi yang dikonsumsi sehingga dapat meningkatkan mutu dari kehidupan. Dalam keadaan kekurangan makanan, makan yang terlalu berlebihan dan gizi yang tidak seimbang adalah merupakan perwujudan yang sangat menonjol mengenai penyimpangan dalam hal gizi yang secara langsung dapat memberikan pengaruh terhadap kesehatan seseorang. Seseorang perlu memperhatikan agar dalam hal makan dapat dilakukan secara secukupnya agar dapat hidup dengan kondisi kehidupan yang sehat. Kesehatan memerlukan adanya tindakan untuk melakukan perawatan sepanjang kehidupan kita. Tindakan untuk melakukan tambahan guna melengkapi gizi terutama sekali datang dari sumber yang berada diluar yaitu makanan.

    Orang menganggap bahwa makanan adalah sebagai kepentingan yang sangat vital. Pada sepanjang kehidupan kita, gizi adalah sebagai unsur dasar yang dapat mempertahankan kehidupan dan menyediakan tenaga yang dibutuhkan oleh sel-sel sehingga berbagai jaringan dan organ-organ tubuh dapat melakukan berbagai tindakan yang terkoordinasi. Kehidupan manusia dapat diibaratkan sebagai sebuah pohon kayu yang kecil yang memerlukan siraman air secara terus menerus, pemupukan dan pemeliharaan agar menjadi mampu untuk melakukan pertumbuhan secara kuat. Demikianlah pentingnya gizi untuk kehidupan manusia. Sangat jelas sekali bahwasanya pemenuhan gizi yang baik dan seimbang dapat meningkatkan kualitas kesehatan dan berperan dalam kehidupan. Bukan hanya pemenuhan gizi saja yang penting, tapi mempelajari ilmu gizi juga penting. Ini terbukti pada perkuliahan ilmu gizi. Saat ini saya merasa manfaatnya mempelajari mata perkuliahan ini. Kita bisa mengetahui sumber-sumber apa saja yang mempengaruhi tingkatan gizi pada masyarakat. Sehingga kita sebagai calon sarjana kesehatan masyarakat siap mewujudkan indonesia sehat yang berkualitas, berbahagia, dan sejahtera. Semoga saja. Amin

    Rafika Syulistia-25010111110244-Kelas D

  • 25010111110251/ kelas D

    keterkaitan ilmu gizi dengan kesehatan masyarakat itu seperti perangko dan amplop suratnya selalu bersamaan hehe, karna bagaimana cara masyarakat mengenali bahwa masyarakat itu sendiri sehat kalau tidak melihat pertama dari status gizinya sendiri? dan bagaimana kita mengetahui gizi yang baik dan gizi yg buruk apabila kita tidak mempelajarinya terlebih dahulu? nah menurut saya ilmuu gizi itu memang hal pertama yang harus kita pelajari khususnya saya calon sarjana Kesehatan masyarakat. terimakasih pak :D

  • Ira Destiana -25010111130237 - D 2011:

    Ilmu gizi merupakan suatu ilmu yang mempelajari semua tentang makanan dan keterkaitannya dengan tubuh seperti zat gizi yang ada di dalamnya , angka kecukupan gizi, mempelajari efek yang ditimbulkan akibat kekurangan dan kelebihannya dan sebagainya. Dengan adanya ilmu gizi, masyarakat akan menyadari bagaimana mendapatkan angka kecukupan gizi yang diperlukan, apa saja yang menjadi pedoman dalam melakukan hidup sehat, serta makanan apa saja yang harus ia penuhi dalam rangka hidup sehat. Apabila masyarakat dapat mengikuti pola hidup sehat yahng dimulai dari pemenuhan gizi dari makanan secara seimbang maka kualitas kesehatan masyarakat akan meningkat dan mengurangi angka malnutrisi yang pernah terjadi sebelumnya.

  • Novi Yuliani (25010111130076/B):

    Peran gizi masyarakat berkaitan dengan gangguan gizi pada kelompok masyarakat. Oleh sebab itu sifat dari gizi masyarakat lebih ditekankan pada pencegahan (prevensi) dan peningkatan (promosi).

    gizi masyarakat yang berurusan gangguan gizi pada masyarakat dimana masyarakat mempunyai aspek yang sangat luas maka penanganannya harus secara multisektor dan multidisiplin. Profesi dokter saja belum cukup untuk menangani masalah gizi masyarakat.

    Penanganan gizi masyarakat tidak cukup dengan upaya terapi para penderita saja karena apabila setelah mereka sembuh akan kembali ke masyarakat. Oleh karena itu, terapi gangguan gizi masyarakat tidak saja ditujukan kepada penderitanya saja tetapi seluruh masyarakat tersebut.

    Masalah gizi masyarakat bukan menyangkut aspek kesehatan saja melainkan aspek-aspek terkait yang lain, seperti ekonomi, sosial-budaya, pendidikan, kependudukan, dan sebagainya. Oleh sebab itu penanganan atau perbaikan gizi sebagai upaya terapi tidak hanya diarahkan kepada gangguan gizi atau kesehatan saja melainkan juga ke arah bidang-bidang yang lain. Misalnya penyakit gizi KKP (kekurangan kalori & protein) pada anak-anak balita, tidak cukup dengan hanya pemberian makanan tambahan saja (PMT) tetapi juga dilakukan perbaikan ekonomi keluarga, peningkatan pengetahuan, dan sebagainya.

    Dari review diatas dapat ditarik kesimpulan ilmu gizi merupakan pengetahuan dasar yang harus dimiliki oleh masyarakat karena jika seseorang yang memiliki status gizi yang baik maka aspek-aspek terkait yang lain, seperti ekonomi, sosial-budaya, pendidikan dari individu tersebut dapat dikatakan baik dan dapat dikatakan bahwa orang tersebut dapat mencapai tingkat kesejahteraan yang baik. Dan pada akhirnya peran ilmu gizi memang sangat mempengaruhi bagaimana tingkatan kualitas kesehatan masyarakat.

    Novi Yuliani
    25010111130076/B

  • Afdim Febryandra Mastha:

    Nama : Afdim Febryandra Mastha
    Kelas : D
    Nim : 25010111140271

    Ilmu Gizi sangat penting dalam masyarakat, apalagi bagi masyarakat yang kurang pendidikan yang kurang tau akan pentingnya gizi, banyak masyarakat yang kurang gizi adalah orang yang tidak punya pengetahuan tentang gizi. dan oleh sebab itu ilmu gizi sangat penting dalam peningkatan kesehatan maysyarakat.

  • Joang Mahendra Buana-25010111140259:

    lmu Gizi yang berkaitan dengan kesehatan masyarakat yang disebut gizi kesehatan masyarakat, yaitu gizi masyarakat berkaitan dengan gangguan gizi pada kelompok masyarakat. Ilmu gizi dalam kesehatan masyarakat diterapkan dengan menggunakan pendekatan preventif dan promotif, diantaranya melalui pengaturan makanan dan berolahraga yang teratur serta menjaga kesehatan lingkungan dalam bentuk perilaku hidup bersih dan sehat. Saat ini sangat diperlukan pemahaman masyarakat tentang pengaturan makanan dimana kebanyakan masyarakat, khususnya masyarakat pedesaan yang menganggap makanan yang sehat adalah makanan yang mahal.
    Menurut saya, penerapan ilmu gizi pada jenjang pendidikan formal dapat memutus mata rantai penyebab masalah gizi dan kesehatan antara lain gizi kurang, gizi buruk, gizi lebih dan masalah-masalah kesehatan lainnya seperti penyakit jantung, DM, kanker, hipertensi, dll.
    Sebagai ilustrasi dalam penerapannya. Pada saat masih TK anak sudah belajar tentang mencuci tangan, membiasakan makan sayur, makan ikan, tempe/tahu, makan beraneka ragam, dll. Pada saat SD anak sudah dapat menghindari makanan yang menggunakan penyedap buatan, pewarna buatan, memilih makanan yang sehat. Pada saat SMP, anak sudah paham tentang perubahan fisik yang dialaminya terkait dengan kebutuhan gizi yang lebih banyak seperti haid untuk wanita, peningkatan aktivitas untuk pria. Pada saaat SMA, anak sudah lebih memahami tentang makanan yang dibutuhkan untuk ibu hamil, ibu menyusui, balita, untuk kebugaran, dll.
    Hal ini sangat mendukung tercapainya upaya pencegahan daripada pengobatan sehingga dapat menjamin dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat yang optimal. Selain itu juga dapat mencegah lebih dini terjadinya berbagai gangguan kesehatan yang diakibatkan oleh makanan. Manfaat lainnya yang dapat dicapai adalah mendukung tercapainya status gizi masyarakat yang lebih baik sehingga meningkatkan produktivitas masyarakat karena masyarakat dapat bekerja dengan baik dan tidak sakit-sakitan.
    Penerapan ilmu gizi dapat berdampak langsung sekalipun dalam waktu jangka panjang untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat baik di bidang kesehatan, pendidikan maupun pendapatan. Untuk bidang kesehatan sendiri dapat menurunkan kematian ibu, kematian bayi, memperbaiki status gizi dan meningkatkan umur harapan hidup.

    Joang Mahendra Buana
    NIM 25010111140259
    Kelas D 2011

  • Tomi Konstantia Setiaji:

    Tomi konstantia setiaji
    25010111140274
    Kelas D 2011

    Menurut saya peran dan kaitan ilmu gizi dengan kualitas kesehatan masyarakat adalah sangat berpengaruh. Ilmu gizi itu sendiri tidak terlepas dari proses hubungan makanan dengan kesehatan. Makanan yang kita makan akan mencerminkan kondisi kesehatan kita dengan adanya ilmu gizi maka kita bisa mengetahui apa saya makanan yang bermanfaat bagi kita dan apa saja makanan yang bisa menimbulkan resiko gangguan kesehatan bagi kita semuanya di cover di ilmu gizi. Karena output dari proses makan adalah untuk pertumbuhan sel; pemeliharaan sel; memperlancar fungsi anatomi dan faal tubuh serta menghasilkan energi sedangkan outcome dari kegiatan makan itu sendiri andalah tercapainya kondisi fisik dan roihani yang prima. Seperti yang tergambar dalam skema berikut:

    input(makanan dimakan) -> proses (dicerna, diserap, metabolisme)-> output (pertumbuhan sel, pemeliharaan sel, memperlancar fungsi anatomi dan faal tubuh’ menghasiulkan energi) -> outcome (pertumbuhan fisik dan mental, produktivitas)

    Dengan demikian bila kondisi kesehatan seseorang itu primatidak mudah terserang penyakit status gizi orang tersebut dikatakan baik maka akan meningkat juga Tingkat Kecukupan Gizi masyarakat maka kualitas kesehatan dari masyarakat itu sendiri bisa dikatakan baik. Maka jelas sudah peran dan kaitan ilmu gizi dengan kualitas kesehatan masyarakakat.

  • IKA CHAERUNNISA:

    IKA CHAERUNNISA
    25010111110247
    SEMESTER 3 / KELAS D / 2011

    Bagaimana peran dan keterkaitan ilmu gizi dalam mencapai kualitas kesehatan masyarakat?
    peran dan keterkaitan ilmu gizi dalam mencapai kualitas kesehatan masyarakat yaitu adanya pembangunan kesehatan yang diarahkan untuk meningkatkan kesadaran, kemauan dan kemampuan masyarakat untuk hidup sehat secara mandiri agar pencapaian derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya dapat terwujud. Dalam pelaksanaannya, pembangunan kesehatan diselenggarakan berdasarkan azas perikemanusiaan, pemberdayaan dan kemandirian serta adil dan merata dengan mengutamakan aspek manfaat utama. Pada ilmu gizi kita dapat belajar untuk mengetahui dan memahami apa itu air, energi, lemak, protein, mineral, vitamin , dan sebagainya yang ternyata berperan penting pada kesehatan. Kekurangan gizi merupakan masalah kesehatan masyarakat yang perlu mendapat perhatian khusus. Kurang asupan zat besi akan mengakibatkan penyakit. Masalah gizi yang lain adalah kurang energi kronik (KEK) dan konsumsi garam beryodium yang masih rendah. Makanan adalah salah satu persyaratan pokok bagi manusia. Untuk itu, makanan yang dikonsumsi seharusnya memiliki nilai dan kandungan gizi yang sesuai dengan standar gizi seimbang. Paling tidak kita harus mengkonsumsi makanan yang mengandung karbohidrat, protein, lemak, vitamin dan mineral. Akibat dari pola makan dan menu yang tidak sesuai dengan kandungan gizi tersebut, bisa jadi tubuh akan mengalami kekurangan gizi dapat menyebabkan berbagai macam penyakit, seperti penyakit kurang kalori dan protein, obesitas, anemia, zerophthalmia, gondok endemik. Apalagi terhadap kelompok rentan gizi. Sebagai langkah mudahnya, diharapkan masyarakat dapat menjaga kesimbangan gizi dengan mengkonsumsi makanan yang bergizi. Dengan kita mempelajari ilmu gizi, pengetahuan yang kita dapatkan bisa diterapkan kepada kalangan masyarakat, seperti mengadakan penyuluhan di Puskesmas. Maka disini, ilmu gizi sangat berperan penting dalam mencapai kualitas kesehatan masyarakat.

  • Fadilla Nela Chairana:

    Keterkaitan ilmu gizi dengan kesehatan masyarakat sangatlah penting dan banyak manfaatnya untuk masa depan demi membangun bangsa indonesia yang sehat, dimulai dari ketercukupan gizi seseorang atau kelompok masyarakat yang lebih mendekati ke upaya preventif (sebagai calon sarjana kesehatan masyarakat) dan peningkatan promotif. tingkah laku manusia yang mempengaruhi kesehatannya dikarenakan budayanya. Gizi merupakan zat yang terdapat di dalam makanan yang sangat penting bagi kelangsungan hidup. Dengan mengkonsumsi gizi seseorang dapat tumbuh dengan baik karena zat gizi ini dapat memberikan zat-zat yang sangat dibutuhkan oleh tubuh sehingga tubuh dapat terpelihara dengan baik. Dengan adanya mata kuliah ilmu gizi maka pandangan kedepan adalah tentang Indonesia sehat 2015 atau MDG’s yang sering dibicarakan oleh calon SKM. Dengan adanya ilmu gizi pula kita dapat terus meningkatkan kesehatan masyarakat Indonesia menjadi ketaraf yang lebih baik dari sebelumnya serta meningkatkan status gizi masyarakat, mengurangi berbagai penyakit contoh saja kurang gizi, gizi buruk dan sebagainya.
    Ilmu Gizi yang dipelajari oleh para calon SKM sangat berperan andil di kehidupan nyata atau dunia kerja setelah mereka lulus, gizi merupakan peran utama untuk seluruh manusia dikehidupan ini, terkadang para masyarakat tidak memahami seberapa penting dan seberapa jauh peran ilmu gizi didalam kehidupan nyata, masyarakat yang masih awam akan ilmu gizi ini harus diayomi oleh para SKM untuk menuju taraf gizi yang sesuai dengan kebutuhan mereka masing-masing perorangnya. Demi tercapainya Indonesia Sehat.

  • Putri Chairun Nissa:

    NAMA : PUTRI CHAIRUN NISSA
    NIM : 25010111110265
    KELAS: D (2011)

    Menurut saya, peran dan keterkaitan ilmu gizi dalam mencapai peningkatan kualitas kesehatan masyarakat sangatlah penting karena gizi merupakan bahan utama pembangun tubuh. Dengan gizi juga kita dapat mengetahui kandungan nilai makanan yang kita konsumsi dalam kelangsungan hidup kita demi tercapainya kebutuhan tubuh dan pemeliharaan tubuh yang baik sehingga terhindar dari segala penyakit. Jadi, dengan mengetahui ilmu gizi secara otomatis dapat mencegah/prevent terhadap penyakit dan timbul kesadaran akan menjaga pola makan yang baik sehingga dapat meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. Demikian pendapat dalam pandangan saya terimakasih :)

  • Dwina Rizki Anindhita:

    Nama: Dwina Rizki Anindhita
    NIM: 25010111110250
    Kelas: D-2011

    Sangat berperan. Karena ilmu gizi adalah salah satu faktor utama terciptanya kesehatan yang baik dalam masyarakat. Semakin baik gizi yang didapatkan, semakin baik pula kualitas kesehatan masyarakat.
    Namun sayangnya di Indonesia sendiri, cakupan gizi yang diberikan untuk masyarakat belum begitu baik sehingga akibatnya banyak timbul masalah-masalah kesehatan mengenai gizi dan kualitas kesehatan masyarakat

  • ratih ristyanti:

    Nama : Ratih Ristyanti
    NIM : 25010111130154
    Kelas :B 2011
    Peranan ilmu gizi dalam peningkatan kualitas kesehatan masyarakat sangatlah penting, misalnya saja bila masyarakat tahu tentang ilmu gizi, mereka menjadi tahu zat gizi apa saja yang harus terpenuhi untuk tubuh, dengan mereka tahu maka mereka akan berusaha memenuhinya, otomatis kejadian defisiensi karena zat gizi pun turun jumlahnya, selain itu juga dengan gizi yang terpenuhi maka kekebalan imun kita bisa bertambah sehingga kita jarang terserang penyakit itu tentunya akan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. Untuk keterkaitannya dengan peningkatan kualitas kesehatan masyarakat sangat erat, sebagai contoh ilmu gizi menjadikan seorang ahli gizi bisa mengukur status gizi seseorang dan tentunya apabila status gizi orang tersebut kurang atau melebihi normal maka akan segera dapat diketahui dan ditanggulangi tentang masalah gizinya. Hal itu apabila terjadi di masyarakat maka akan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.

  • Mantili E Sihombing:

    MANTILI E SIHOMBING
    25010111140291 / D

    Menurut pandangan saya, Ilmu Gizi memiliki peran vital sebagai sarana mencapai derajat kesehatan yang tinggi. Kondisi kesehatan masyarakat di Indonesia masih memprihatinkan, dan banyak masalah kesehatan yang belum dapat teratasi.Contoh penyakit yang sering terjadi ialah penyakit pneumonia, kanker, infeksi, jantung koroner, dan banyak lagi. Bila dianalisis, semua penyakit yang terjadi dalam masyarakat pada intinya terjadi karena malnutrisi, yaitu kekurangan gizi. Makanan kita sehari-hari mempengaruhi asupan gizi terhadap tubuh kita dan akhirnya berpengaruh terhadap kesehatan tubuh kita. Seperti ada sebuah kalimat ‘’We are what we eat ‘’, artinya Kita adalah apa yang kita makan. Dengan demikian di satu sisi ilmu gizi berkaitan dengan makanan, sedangkan di sisi yang lain berkaitan dengan tubuh manusia.
    Jadi, dengan mempelajari Ilmu Gizi khususnya dalam kesehatan masyarakat, maka kita dapat mempertahankan kesehatan, mencegah, dan mengatasi penyakit dengan memenuhi nutrisi dalam tubuh secara seimbang. Sehingga, derajat kesehatan masyarakat dapat ditingkatkan.

  • ARIF SETIAWAN
    25010111130098
    B-2011 (ikut Uts susulan di kelas D)

    menurut saya sangat berkaitan, karena kualitas hidup masyarakat itu tergantung pada mutu gizi yang mereka konsumsi, jadi ketika masyarakat keterbutuhan gizi hariannya terpenuhi dengan baik maka akan baik pula kualitas hidup masyarakat.

    ilmu gizi juga berperan dalam pemberian informasi kepada masyarakat mengenai pentingnya gizi, informasi tersebut disalurkan kepada masyarakat melalui perantara SKM atau tokoh-tokoh masyarakat mengenai apa saja yang harus di penuhi manusia untuk mencapai terpenuhinya gizi tersebut.
    sehingga terciptanya masyarakat yang sehat dan terpenuhinya kebutuhan giai mereka.

    namun ini semua harus ada dukungan dari pemerintah agar dapat secara maksimal terpenuhi oleh masyarakat.

  • Nama : ALFIAN BUDI PRASETYO
    NIM : 25010111140287
    Kelas : D / 2011
    Makul : Ilmu Gizi

    Soal:
    Bagaimana peran dan keterkaitan ilmu gizi dalam mencapai peningkatan kualitas kesehatan masyarakat?

    Pembahasan:
    Dari pengetahuan tentang Ilmu Gizi dapat kita pelajari, bahwa tak satu pun jenis makanan yang mengandung semua zat gizi, yang mampu membuat seseorang untuk hidup sehat, tumbuh kembang dan produktif. Oleh karena itu, setiap orang perlu mengkonsumsi anekaragam makanan; kecuali bayi umur 0-4 bulan yang cukup mengkonsumsi Air Susu Ibu (ASI) saja.
    Makan makanan yang beranekaragam sangat bermanfaat bagi kesehatan. Makanan yang beraneka ragam yaitu makanan yang mengandung unsur-unsur zat gizi yang diperlukan tubuh baik kualitas maupun kuantintasnya, dalam pelajaran ilmu gizi kita dapat mempelajari tiga hal yaitu, makanan yang mengandung zat tenaga, pembangun dan zat pengatur. Apabila terjadi kekurangan atas kelengkapan salah satu zat gizi tertentu pada satu jenis makanan, akan dilengkapi oleh zat gizi serupa dari makanan yang lain. Jadi makan makanan yang beraneka ragam akan menjamin terpenuhinya kecukupan sumber zat tenaga, zat pembangun dan zat pengatur. Inilah hal-hal singkat yang kita pelajari dalam Ilmu Gizi
    Dari secuplik kalimat – kalimat di atas dapat ditarik kesimpulan bahwa peran dan keterkaitan Ilmu Gizi dalam kesehatan masyarakat adalah seperti suatu wadah atau sarana pencerdasan bagi masyarakat tentang bagai mana pola hidup sehat yang seharusnya, bagaimana masyarakat lewat pengetahuan Ilmu Gizi ini mampu menyelesaikan permasalahan-permasalahan kesehatan yang berkaitan dengan gizi masyarakat, dan juga diharapkan masyarakat mampu meningkatkan taraf kesehatan hidupnya.

  • Dwi Arita 'Afuaniyah (25010111110253):

    Ilmu gizi adalah ilmu yang mempelajari hal ikhwal makanan dikaitkan dengan kesehatan tubuh (kegunaan). Di satu sisi ilmu gizi berkaitan dengan makanan, sedangkan di sisi yang lain berkaitan dengan tubuh manusia.
    Hal-hal yang dipelajari antara lain perbandingan jumlah makanan yang harus dikonsumsi oleh tubuh. Dengan adanya hal tersebut, maka kita dapat menjaga agar tubuh tetap sehat karena semua nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh dapat dipenuhi dengan seimbang. Selain itu, dengan adanya ilmu gizi kita juga dapat memperhitungkan makanan yang kita makan sehat atau tidak karena kita dapat menghitung nilai gizi yang terkandung dalam makanan yang kita makan. Dengan demikian, dapat meningkatkan kesehatan masyarakat di Indonesia apabila dilakukan penyuluhan terkait dengan Ilmu Gizi pada seluruh lapisan masyarakat. Selain itu, dapat mengurangi risiko malnutrisi yang sekarang ini masih menjadi masalah kesehatan di Indonesia.
    terimakasih :D

  • Naafiati Firmani (25010111130139/B-2011):

    Keterkaitan ilmu gizi dengan kesehatan masyarakat sangatlah erat. Berbagai masalah kesehatan terkait gizi yang semakin kompleks di masyarakat menjadi perhatian tersendiri bagi tenaga-tenaga kesehatan termasuk ahli kesehatan masyarakat. Dengan mempelajari ilmu gizi, kita memperoleh pengetahuan dasar terkait prinsip-prinsip dan ruang lingkup ilmu gizi itu sendiri. Pengetahuan dasar terkait ilmu gizi tersebut nantinya dapat digunakan untuk mengidentifikasi masalah-masalah gizi dan merancang program sebagai alternatif dan strategi yang efektif untuk melakukan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan masalah kesehatan yang berhubungan dengan gizi masyarakat, baik upaya preventif, promotif, dan kuratif. Jadi ketika terjun langsung di masyarakat, minimal kita sudah memiliki dasar untuk bertindak dan tidak asal saja. Dengan tertanggulanginya masalah gizi sedikit demi sedikit melalui program-program yang telah dirancang tadi, tentu saja hal ini diharapkan akan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat menjadi lebih baik lagi.

  • Nailul Husna:

    ilmu gizi menurut saya sangat berperan untuk memperbaiki derajat kesehatan masyarakat. ketika kita mempelajari ilmu gizi kita akan mengetahui penyakit-penyakit malnutrisi yang menjangkit di masyarakat seperti kekurangan energi protein(KEP), defisiensi vitamin, iodium, zat besi, dsb. selain itu kita juga mempelajari upaya-upaya penanggulangan perbaikan gizi keluarga, keluarga sadar gizi, pedoman umum gizi seimbang, sistem kewaspadaan pangan dan gizi, dll. dengan terpenuhinya ilmu gizi yang kita peroleh di perkuliahan, maka kita bisa mengetahui permasalahan gizi utama di masyarakat dan penanggulangannya. selain itu kita juga bisa menilai status gizi masyarakat secara langsung maupun tidak langsung, merencanakan program gizi masyarakat dan melakukan berbagai macam tindakan promotif serta preventif yang merupakan prinsip utama ilmu kesehatan masyarakat untuk menghindari terjadinya malnutrisi pada masyarakat.
    Jadi intinya, ilmu gizi adalah ilmu yang sangat berperan dalam peningkatan kualitas kesehatan masyarakat karena bisa mengurangi jumlah malnutrisi pada masyarakat serta meningkatkan kesadaran akan kebutuhan gizi pada seluruh lapisan masyarakat.

  • Nabila Rizky Khairani:

    Nama : Nabila Rizky Khairani
    NIM : 25010111110252
    peran dan keterkaitan Ilmu Gizi dalam mencapai peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, seperti yang kita tahu ilmu gizi adalah suatu ilmu yang membahas tentang kandungan gizi yang terdapat dalam berbagai jenis makanan. Dari sini kita bisa melihat sangat berperan sekali ya, karena kita bisa lebih memahami upaya meningkatkan pengetahuan, khususnya mengenai manajemen dan aplikasi gizi dalam pelayanan kesehatan dalam meningkatkan proses penyembuhan maupun dalam meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelayanan. Dan permasalahan di masyarakat sekarang ini yang menjadi beban adalah disamping masih menghadapi masalah gizi kurang juga terjadinya peningkatan gizi lebih dari masyarakat itu sendiri, dan kita sebagai calon sarjana kesehatan masyarakat setidaknya berupaya untuk meningkatkan mutu gizi perorangan dan masyarakat. Peningkatan mutu gizi yang dimaksud melalui perbaikan pola konsumsi makanan yang sesuai dengan gizi seimbang, perbaikan perilaku sadar gizi, aktivitas fisik, dan kesehatan,peningkatan akses dan mutu pelayanan gizi yang sesuai dengan kemajuan ilmu dan teknologi, dan peningkatan sistem kewaspadaan pangan dan gizi.

  • Devi Oktaviani:

    Nama : Devi Oktaviani
    Kelas : D/ Semester 3
    NIM : 25010111140269

    Bagaimana peran dan keterkaitan ilmu gizi dalam mencapai peningkatan kualitas kesehatan masyarakat?
    Ilmu yang mempelajari atau mengkaji masalah makanan yang dikaitkan dengan kesehatan ini dibuat ilmu gizi. Batasan klasik mengatakan bahwa ilmu gizi ialah ilmu yang mempelajari nasib makanan sejak ditelan sampai diubah menjadi bagian tubuh dan energi serta diekskresikan sebagai sisa. (Achmad Djaeni, 1987). Dalam perkembangan selanjutnya ilmu gizi mulai dari pengadaan, pemeliharaan, pengelolaan, sampai dengan penyajian makanan tersebut. Dari batasan tersebut, dapat ditarik ksimpulan bahwa ilmu gizi itu mencakup dua komponen penting yaitu makanan dan kesehatan.
    Untuk mencapai kesehatan yang optimal diperlukan makanan bukan sekadar makanan tetapi makanan yang mengandung zat-zat gizi makro maupun mikro yang bertujuan sesuai dengan pengertian gizi itu sendiri. Untuk hidup dan meningkatkan kualitas hidup, setiap orang memerlukan 5 kelompok zat gizi (karbohidrat , protein, lemak, vitamin dan mineral) dalam jumlah cukup, tidak berlebihan dan tidak juga kekurangan. Di samping itu, manusia memerlukan air dan serat untuk memperlancar berbagai proses faali dalam tubuh.
    Pengetahuan masyarakat tentang pemilihan makanan yang baik untuk mencapai hidup yang sehat dipengaruhi oleh beberapa faktor antara lain, ekonomi, sosial, budaya, kondisi kesehatan dan lain sebagainya.
    Pendidikan gizi merupakan salah satu unsur yang terkait dalam meningkatkan status gizi masyarakat jangka panjang. Melalui sosialisasi dan penyampaian pesan-pesan gizi yang praktis akan membentuk suatu keseimbangan bangsa antara gaya hidup dengan pola konsumsi masyarakat. Pengembangan pedoman gizi seimbang baik untuk petugas maupun masyarakat adalah salah satu strategi dalam mencapai perubahan pola konsumsi makanan yang ada di masyarakat dengan tujuan akhir yaitu tercapainya status gizi masyarakat yang lebih baik.
    Setiap keluarga mempunyai masalah gizi yang berbeda-beda tergantung pada tingkat sosial ekonominya. Pada keluarga yang kaya dan tinggal diperkotaan, masalah gizi yang sering dihadapi adalah masalah kelebihan gizi yang disebut gizi lebih. Anggota keluarga ini mempunyai risiko tinggi untuk mudah menjadi gemuk dan rawan terhadap penyakit jantung, darah tinggi, diabetes dan kanker.
    Pada keluarga dengan tingkat sosial ekonominya rendah atau sering disebut keluarga miskin, umumnya sering menghadapi masalah kekurangan gizi yang disebut gizi kurang. Risiko penyakit yang mengancamnya adalah penyakit infeksi terutama diare dan infeksi saluran pernafasan atas (SPA), rendahnya tingkat intelektual dan produktifitas kerja.
    Apabila ke dua masalah gizi tersebut dalam jumlah yang besar, akan menjadi masalah masyarakat dan selanjutnya menjadi masalah bangsa. Masyarakat yang terdiri dari keluarga yang menyandang masalah gizi, akan menyandang masalah sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas rendah. Rendahnya kualitas sumber daya manusia merupakan tantangan berat dalam menghadapi persaingan bebas di era globalisasi. Untuk mencapai sasaran global dan perkembangan gizi masyarakat, perlu meningkatkan daya dangkal dan daya juang pembangunan kesehatan yang merupakan modal utama pembangunan nasional melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia yang dilakukan secara berkelanjutan.
    Oleh karena itu pentingnya gizi seimbang sebagai upaya untuk menghasilkan kualitas sumber daya manusia yang handal. Untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan masyarakat meng-konsumsi makanan, perlu dimasyarakatkan perilaku yang baik dan benar sesuai dengan kaidah Ilmu Gizi. Perilaku ini diwujudkan dalam bentuk pesan dasar gizi seimbang, yang pada hakikatnya merupakan perilaku konsumsi yang baik dan benar untuk bangsa Indonesia. Sehingga tercapainya status gizi masyarakat yang lebih baik.

  • Annisa Fadhilah / 25010111140292 / Kelas D 2011:

    Setelah mempelajari Ilmu Gizi, menurut saya, peran dan keterkaitan Ilmu Gizi dalam mencapai peningkatan kualitas kesehatan masyarakat sangat penting, karena dengan mempelajari ilmu Gizi dapat membantu menurunkan permasalahan gizi utama yang ada di masyarakat seperti Kekurangan Energi Protein (KEP), Kurang Vitamin A, Gangguan Akibat Kekurangan Yodium dan Anemia Gizi Besi serta adanya Upaya Penanggulangan yang dilakukan seperti Perbaikan Gizi Keluarga, Keluarga Sadar Gizi (KADARZI), Pedoman Umum Gizi Seimbang (PUGS), Air Susu Ibu (ASI), Makanan Pendamping ASI, keterkaitan gizi dan infeksi serta peranan gizi dalam pembangunan sumber daya manusia.

    Ilmu Gizi merupakan bagian dari bidang ilmu kesehatan masyarakat, karena Ilmu Gizi mempelajari hal-hal penting untuk menunjang kesehatan masyarakat. Ilmu gizi digunakan untuk meneliti berbagai macam gizi yang berperan dalam kesehatan tubuh manusia. Ilmu ini meneliti bagaimana peran gizi bagi tubuh, dengan melalui berbagai percobaan yang bertahap misalnya dengan menggunakan sample makanan. Sehingga masyarakat dapat mengetahui seberapa pentingnya makanan sehat itu dan kerugian dari konsumsi makanan yang tidak layak serta dapat mengetahui pola makan yang sehat dan seimbang untuk setiap harinya. Tentunya dengan adanya ilmu Gizi yang berkembang di masyarakat dapat meningkatkan status gizi bayi, anak-anak dan dewasa. Apabila status gizi masyarakat telah terpenuhi maka akan mengurangi berbagai penyakit seperti kurang gizi. Gizi yang baik akan menyebabkan pertumbuhan dan perkembangan pada anak-anak dapat berjalan secara optimal. Masyarakat yang mempunyai status gizi yang baik akan meningkatkan kulitas kesehatan masyarakat.

    Tanpa adanya ilmu Gizi maka masyarakat kurang tahu apa saja manfaat dari suatu makanan, kandungan zatnya serta bahaya dari kerugian yang ditimbulkan. Untuk itulah peran ilmu gizi sangat penting dalam mencapai peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.

    ANNISA FADHILAH
    25010111140292 / KELAS D 2011

  • Annisa Ika Febrianty:

    Nama : Annisa Ika Febrianty
    NIM : 25010111140282
    Kelas : D

    Peran dan keterkaitan ilmu gizi dalam mencapai peningkatan kualitas kesehatan masyarakat sangat penting dan saling terkait, hal tersebut dapat dilihat dari meningkatnya masalah gizi dalam kesehatan masyarat seperti Kekurangan Energi Protein (KEP), Kurang Vitamin A, Gangguan Akibat Kekurangan Yodium (GAKY) dan Anemia Gizi Besi. Secara umum gizi berperan untuk memelihara proses tubuh dalam pertumbuhan/perkembangan serta mengganti jaringan tubuh yang rusak, memperoleh energi untuk melakukan kegiatan sehari-hari, mengatur metabolisme dan mengatur berbagai keseimbangan air, mineral dan cairan tubuh yang lain, serta berperan dalam mekanisme pertahanan tubuh terhadap berbagai penyakit (protein). Dalam mencapai peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, perbaikan kualitas pelayanan kesehatan dan gizi pada masyarakat menjadi prioritas, selain meningkatkan pendidikan dan mengurangi kemiskinan, terutama pada kabupaten/kota yang tingkat keparahannya cukup tinggi. Dengan peningkatan kualitas intervensi kepada masyarakat, diasumsikan penurunan masalah gizi dan kesehatan masyarakat dapat tercapai. Keterkaitannya dengan kesehatan masyarakat, kekurangan gizi dapat merusak kualitas sumber daya manusia, dalam hal ini yaitu masyarakat. Pada saat ini, sebagian besar atau 50% masyarakat Indonesia dapat dikatakan tidak sakit akan tetapi juga tidak sehat, atau umumnya disebut kekurangan gizi. Kejadian kekurangan gizi sering terabaikan dari penglihatan atau pengamatan, akan tetapi secara perlahan berdampak pada kesehatan masyarakat antara lain tingginya angka kematian ibu, angka kematian bayi, angka kematian balita, serta rendahnya umur harapan hidup. Dengan adanya peran gizi di dalam masyarakat, diharapkan dapat membantu memperbaiki status kesehatan masyarakat, khususnya melalui berbagai upaya preventif (pencegahan). Dengan mengetahui apa saja dan bagaimana makanan yang aman, sehat, dan bergizi untuk dikonsumsi, kemudian mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari, maka secara langsung akan terhindar dari berbagi penyakit mengerikan yang sudah disebutkan di atas. Apabila kurangnya pengetahuan tentang gizi dan kemudian harus mengobati penyakit-penyakit tersebut, tentunya pengobatan akan terasa berat dan memakan biaya tidak sedikit karena kurang adanya pencegahan untuk penyakit-penyakit tersebut sebelumnya. Seperti telah diketahui bahwa mencegah itu lebih baik (dan lebih murah) daripada mengobati. Oleh karena itulah peran gizi penting dalam membantu meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

  • Rifcha Rahmi Zahara (Kelas D 2011-25010111140263):

    Ilmu Gizi merupakan bagian dari bidang ilmu kesehatan masyarakat, karena Ilmu Gizi mempelajari hal-hal penting untuk menunjang kesehatan masyarakat. Dalam mencapai peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, maka perlu adanya pencegahan dan penanggulangan masalah kesehatan khususnya yang berkaitan dengan gizi. Beberapa upaya dapat dilakukan dalam hal peningkatan kualitas penduduk, salah satunya meliputi upaya peningkatan gizi dan kesehatan masyarakat. Dengan peranan ilmu gizi, masyarakat akan lebih tahu pentingnya memperbaiki dan meningkatkan derajat kesehatan juga keadaan gizi mereka. Ilmu gizi sangat berperan dalam memasyarakatkan pengetahuan gizi secara luas, guna menanamkan sikap dan perilaku yang mendukung kebiasaan hidup sehat dengan makanan yang bermutu gizi seimbang bagi masyarakat. Gizi masyarakat yang baik akan mempengaruhi kualitas kesehatan yang baik pula. Kualitas kesehatan masyarakat itu sendiri dapat diukur dari tingkat kesakitan dan kematian pada masyarakat tersebut. Adanya ilmu gizi serta edukasi kepada masyarakat maka akan menurunkan resiko kesakitan/ penyakit dan kematian sehingga mencapai peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.

  • rhevi dayana / 25010111110256:

    Nama : Rhevi Dayana
    NIM : 25010111110256
    Kelas : D / 2011

    Saya rasa ilmu gizi jelas berperan sangat penting bagi kualitas kesehatan suatu masyarakat. Mengapa demikian? Apa keterkaitannya dengan kualitas kesehatan masyarakat? Banyak faktor – faktor atas pertanyaan tersebut. Antara lain ilmu gizi apabila terpenuhi dengan baik, baik dari segi karbohidrat, vitamin, lemak, protein, mineral dan air maka akan berdampak baik terhadap kualitas kesehatan. Maka dari itu ilmu gizi ini berperan penting. Untuk mewujudkan suatu masyarkat dengan kualitas kesehatan yang baik selain dari factor lingkungan juga harus ditingkatkan faktor gizinya. Tidak bisa dipungkiri setiap aktivitas manusia itu memerlukan energi nah dimana sumber dari energi ini sendiri adalah makanan yang bergizi (karbohidrat, protein, lipid dan ETOH). Ilmu gizi juga berperan penting dalam mendidik masyarakat untuk menciptakan pertumbuhan yang baik bagi generasi penerus mereka. Maka menurut saya sangat penting penyuluhan ilmu gizi ini terhadap masyarakat serta fasilitas nya juga agar setelah mereka mendapatkan pengetahuan mereka juga mudah untuk mengaplikasikannya ke dalam kehidupan sehari-hari. Dengan fasilitas yang berupa dana atau sembako bagi masyarakat yang berpenghasilan menengah kebawah akan sangat membantu mereka dalam mensuplai asupan gizi dikehidupan seharo-hari. Sehingga akan terciptanya kualitas kesehatan yang sangat baik bagi masyarakat tersebut terutama generasi muda dalam masa pertumbuhannya.

  • Lutfi Andrias:

    Lutfi Andrias
    25010111130238
    D 2011

    menurut saya peran dan keterkaitan ilmu gizi dalam peningkatan kualitas kesehatan masyarakat memang sangat penting. gizi memiliki peran yang sangat penting dalam proses pertumbuhan dan perkembangan tubuh manusia serta dalam menjaga kesehatan tubuh manusia. seseorang yang memiliki gizi yang seimbang pasti akan memiliki tubuh yg sehat pula, dan sebaliknya. maka dari itu melalui pengetahuan yang disampaikan dalam makul ilmu gizi diharapkan seorang SKM bisa mengetahui dan menerapkan apa yg sudah disampaikan pada semua materi yang terdapat di makul ilmu gizi. dan diharapkan seorang SKM bisa menerapkan ilmu ini kepada orang lain agar tingkat kesehatan masyarakat bisa meningkat lebih baik.
    terima kasih.

  • AMALIA MARDZIYAH (25010111130242 / KELAS D 2011):

    Seperti yang pernah saya dengar dari salah satu dosen bahwa kesehatan masyarakat terdiri dari 7 pilar utama (ilmu gizi, epidemiologi, biostatistika, AKK, K3, kesehatan lingkungan, dan PKIP) yang tidak dapat dipisahkan salah satunya, tetapi bisa diperdalam ilmu salah satu di antaranya. Jadi keberadaan ilmu gizi sangat berperan dalam mencapai kualitas kesehatan masyarakat yang lebih baik. Apabila sebuah masyarakat memiliki pengetahuan tentang gizi yang baik maka kualitas gizinya akan baik dan akan tinggi juga kualitas kesehatan masyarakat, sebab dengan kualitas gizi yang baik, tubuh akan memiliki daya tahan tubuh yang baik pula untuk dapat mencegah terjadinya penyakit sehingga bakteri-bakteri atau virus yang akan masuk ke dalam tubuh akan terhalang oleh daya tahan tubuh yang baik. Berfungsinya semua organ tubuh manusia sangat bergantung pada kandungan gizi yang masuk ke dalam tubuh, apabila kita memasukkan kandungan gizi yang baik maka tubuh akan merespon dengan baik pula, sebaliknya bila kita memasukkan kandungan gizi yang tidak baik maka tubuh akan merespon tidak baik pula Selain pengertian sederhana tersebut, dengan meningkatnya kualitas gizi pada masyarakat maka kemampuan untuk menerima ilmu tentang kesehatan akan meningkat, misal diadakan penyuluhan pada sebuah masyarakat dengan kualitas gizi yang cukup baik maka masyarakat tersebut akan dengan mudah menerima ilmu yang disampaikan dibandingkan pada masyarakat dengan kualitas gizi yang rendah. Kualitas gizi yang baik juga akan meningkatkan produktifitas seseorang misal seorang kepala keluarga yang kualitas gizinya baik, produktifitasnya tinggi sehingga penghasilannya tinggi dan bisa mensejahterakan keluarga termasuk kesehatannya, sebaliknya apabila seorang kepala keluarga yang kualitas gizinya kurang baik.
    Jadi keterkaitan antara ilmu gizi dan kesehatan masyarakat adalah berbanding lurus, semakin baik kualitas gizi pada sebuah masyarakat maka semakin baik pula kualitas kesehatan masyarakat tersebut.

  • Ajeng Retno Yunita:

    Nama : Ajeng Retno Yunita
    NIM : 25010111140264
    Kelas : D.2011

    Peran dan keterkaitan ilmu gizi dalam peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.
    Pengertian dari “gizi dalam kesehatan masyarakat” itu sendiri pun mengacu pada disiplin gizi yang berfungsi sebagai cabang dari bidang kesehatan masyarakat luas.Terkait erat dengan “gizi dalam kesehatan masyarakat” adalah “kesehatan gizi masyarakat,” yang mengacu pada cabang populasi terfokus kesehatan masyarakat yang memantau diet, status gizi dan kesehatan, dan program pangan dan gizi, dan memberikan peran kepemimpinan dalam menerapkan publik kesehatan prinsip-prinsip untuk kegiatan yang mengarah pada promosi kesehatan dan pencegahan penyakit melalui pengembangan kebijakan dan perubahan lingkungan. “gizi masyarakat” mengacu pada cabang kesehatan masyarakat yang berfokus pada promosi kesehatan individu, keluarga, dan masyarakat dengan menyediakan layanan berkualitas dan program-program berbasis masyarakat yang disesuaikan dengan kebutuhan yang unik dari komunitas yang berbeda dan populasi. Gizi masyarakat meliputi program promosi kesehatan, inisiatif kebijakan dan legislatif, pencegahan primer dan sekunder, dan kesehatan di seluruh rentang hidup.Oleh karena itu, gizi kesehatan masyarakat merupakan disiplin profesional dengan tubuh sendiri mengenai pengetahuan,keterampilan dan relevan.Tertanam dalam praktek gizi kesehatan masyarakat adalah layanan dan kegiatan untuk memastikan kondisi di mana orang dapat mencapai dan menjaga kesehatan gizi. Ini berbagai layanan dan kegiatan meliputi:‡Pengawasan dan pemantauan status kesehatan yang berhubungan dengan gizi dan faktor risiko.‡Masyarakat atau penilaian berbasis populasi, perencanaan program, dan evaluasi.Setelah kita mempelajari tentang ilmu gizi itu sendiri kita dapat mengetahui pola makan yang baik,status gizi dalam makanan, mencegah terjadinya gizi salah (malnutrition) maka kita dapat meningkatkan kualitas kesehatan dari dalam kita sendiri, dimulai dari pribadi sendiri lalu memberikan pengetahuan ke keluarga,lingkungan sekitar lalu ke masyarakat luas. Maka ilmu gizi merupakan salah satu disiplin ilmu dalam kesehatan masyarakat.

  • Nikmah Putri Setiowati (25010111140280):

    Nikmah Putri S
    25010111140280/D 2011

    Ilmu gizi adalah ilmu yang berkaitan dengan makanan dan tubuh manusia. Jadi di dalam ilmu gizi, kita dapat mengetahui apakah suatu makanan bermanfaat atau merugikan bagi tubuh. Dengan ilmu gizi, kita juga dapat mengukur makanan sehat yang harus kita konsumsi sehari-hari agar tidak membahayakan tubuh kita. Oleh karena itu, peran dan keterkaitan ilmu gizi dalam mencapai peningkatan kualitas kesehatan masyarakat sangat penting dan saling berhubungan. Karena masyarakat menjadi tahu mengenai makanan dan zat-zat yang berguna bagi tubuh, dan juga mengetahui porsi makanan sehat agar tidak membahayakan tubuh, sehingga tercapai kecukupan gizi yang baik.
    Kesehatan masyarakat sangat tergantung dengan perilaku masyarakat. Dengan ilmu gizi diharapkan masyarakat lebih memperhatikan makanan yang dikonsumsi agar kecukupan gizi tercapai, sehingga tidak ditemukannya lagi penyakit akibat kekurangan gizi. Melalui program perbaikan gizi bagi kesehatan masyarakat, penurunan AKB dan peningkatan rata-rata angka harapan hidup diikuti oleh perbaikan mutu anak balita dan masyarakat pada umumnya. Perbaikan mutu tersebut antara lain dapat terlihat dengan makin baiknya keadaan gizi rata-rata anak balita dan angka prevalensi kurang energi protein (KEP) sedang dan berat anak balita menurun. Demikian pula dalam hal masalah gizi lainnya, seperti kebutaan akibat kurang vitamin A, anemia, dan kurang zat iodium juga menurun.
    Perbaikan gizi dampaknya tidak saja pada pertumbuhan fisik anak-anak yang menjadi makin baik, tetapi juga tingkat perkembangan intelektual anak menjadi makin meningkat pula. Secara keseluruhan perbaikan gizi masyarakat juga meningkatkan produktivitas kerja yang diperlukan untuk pertumbuhan ekonomi. Sehingga peran dan keterkaitan ilmu gizi dalam mencapai peningkatan kualitas kesehatan masyarakat sangat penting.

  • Nabilah Mayasifa:

    Nabilah Mayasifa Kelas D 2011

    “Ilmu gizi sangat berperan penting dalam mencapai kualitas kesehatan masyarakat”
    Ilmu gizi kesehatan masyarakat mempelajari hubungan antara ilmu gizi dasar manusia dan kesehatan masyarakat agar dapat mencapai poduktifitas dan hidup sehat pada daur kehidupan manusia Dari yang sudah saya pelajari, bahwa ilmu gizi banyak mempelajari tentang makanan yang baik dan buruk bagi tubuh dan zat gizi, status gizi, proses pencernaan, metabolisme dan penyerapannya dalam tubuh, fungsi dan berbagai akibat kekurangan dan kelebihannya bagi tubuh
    Apabila kita mengetahui hal-hal tersebut, maka pengetahuan masyarakat akan bertambah dan sikap maupun tingkah laku kita akan berbeda dan berubah ke arah yang lebih baik. Semula yang tidak tahu bahwa mengkonsumsi sayuran dan buah sangat penting dan harus dikonsumsi setiap harinya, menjadi tahu dan mulai merubah sikap dengan mulai mengkonsumsi sayur dan buah. Begitu juga dengan pengetahuan lainnya. Hal ini akan meningkatkan derajat dan kualitas kesehatan seseorang. Dan lebih luas lagi meningkatkan kulaitas kesehatan masyarakat. Seperti slogan “We are what we eat” yaitu bahwa komposisi tubuh kita tergantung oleh apa yang kita konsumsi, maka kualitas hidup kita ditentukan oleh makanan kita. Oleh karena itu berhati-hatilah dengan apa yang kita konsumsi dan pelajari lebih mendalam tentang Ilmu GIzi :)

  • KURNIA WAHYU UTAMI:

    Nama : Kurnia Wahyu Utami
    Kelas : D
    NIM : 25010111143279

    Bagaimana peran dan keterkaitan ilmu gizi dalam mencapai peningkatan kualitas kesehatan masyarakat?

    Ilmu Gizi merupakan bagian dari bidang ilmu kesehatan masyarakat, karena Ilmu Gizi mempelajari hal-hal penting untuk menunjang kesehatan masyarakat. Ilmu gizi adalah ilmu yang mempelajari segala sesuatu tentang makanan dalam hubungannya dengan kesehatan yang optimal. Ilmu gizi membahas tentang definisi ilmu gizi dan ilmu pangan serta fungsi zat gizi untuk kesehatan manusia, macam-macam zat gizi (karbohidrat, lemak, protein, vitamin, mineral dan air), sumber makanan untuk masing-masing zat gizi, kebutuhan dan kecukupan masing-masing zat gizi kelompok rentan gizi dan tingkat kesehatan gizi. Adanya gizi di kesehatan masyarakat ini memiliki peran dan keterkaitan tentunya, dengan itu semua kita bisa menyelenggarakan pendidikan melalui proses belajar mengajar yang efisien dan efektif dengan mendayagunakan sumber daya manusia dan sarana belajar seoptimal mungkin tentang gizi pada masyarakat, kita dapat melakukan penelitian dalam bidang gizi sehingga dapat menyelesaikan masalah gizi di tingkat nasional, regional dan internasional, memberikan layanan dalam bentuk pendidikan gizi seperti konsultasi, pelatihan, seminar, dan kerjasama dalam pengembangan pelayanan gizi dengan institusi lainnya. Selain itu, kedudukan Fakultas Kesehatan Masyarakat, yang mengemban kewajiban untuk ikut mempercepat pencapaian tujuan mencerdaskan masyarakat dalam pembangunan gizi dan kesehatan melalui peran dan keterkaitanya. Dengan demikian ilmu gizi digunakan masyarakat bagi kebutuhan pengembangan strategi promotif, preventif dan kuratif dalam masalah gizi, sehingga dapat terciptanya peningkatan kualitas kesehatan di masyarakat.

  • DENNY FATHURAHMAN 25010111140258:

    DENNY FATHURAHMAN
    KELAS D
    25010111140258

    Ilmu kesehatan masyarakat memiliki artian, sebagai ilmu dan seni mencegah penyakit, memperpanjang hidup, meningkatkan kesehatan fisik dan mental, dan efisiensi melalui usaha masyarakat yang terorganisir untuk meningkatkan sanitasi lingkungan, kontrol infeksi di masyarakat, pendidikan individu tentang kebersihan perorangan, pengorganisasian pelayanan medis dan perawatan, untuk diagnosa dini, pencegahan penyakit dan pengembangan aspek sosial, yang akan mendukung agar setiap orang di masyarakat mempunyai standar kehidupan yang kuat untuk menjaga kesehatannya.
    Salah satu ruang lingkup ilu kesehatan masyarakat yang mnjadi sorotan di Indonesia adalah Gizi Masyarakat, pembahasan berkaitan dengan gizi memang menjadi hal menarik, karena masih banyak masyarakat yang dalam pemenuhan gizinya belum mendekati normal, artinya anka kecukupan gizi di masyarakat Indonesia terutama di pedesaan masi sangat rendah. Banyak masyarakat yang masih mngkonsumsi makanan satu macam sehingga nutrisinya tidak optimum, hal ini juga yang menyebabkan banyaknya kasus seperti busung lapar kurang gizi dan lain sebagainya.Namun kita harus bisa mengubah pola gizi tersebut di Indonesia . Karena dengan ketercukupannya gizi pada masyarakat Indonesia ,dapat meningkatkan Sumber Daya Manusia iyu sendiridengan demikian dngan adanya ketercukupan gizi pada masyarakat ,Indonesia dapat lebih maju dengan SDM yang lebih baik dan tentunya juga sehat.Sehingga bukan tidak mungkin Indonesia menjadi Negara maju di dunia

  • DANANG ALFIANDI 25010111140272:

    DANANG ALFIANDI 25010111140272

    Dalam ilmu gizi kita mempelajari kandungan gizi yang ada pada setiap makanan dan juga kegunaan dari setiap unsur gizi tersebut.Dalam bidang kesehatan masyarakat keterkaitan ilmu gizi sangat bermanfaat dengan masyarakat mengetahui kandungan gizi yang ada pada setiap makanan mereka akan lebih sadar akan pentingnya kesehatan bagi tubuh mereka ,sehingga kualitas hidup masyarakat lebih berkualitas

  • grysella rizky gianfara:

    Nama : Grysella Rizky Gianfara
    NIM : 25010111140262
    Kelas: D

    Menurut saya Ilmu Gizi dalam kesehatan masyarakat merupakan suatu hal yang sangat berkaitan, karena Ilmu gizi merupakan salah satu ruang lingkup dari ilmu kesehatan masyarakat. Dengan adanya penerapan Ilmu Gizi Berbasis Kesehatan Masyarakat dapat memutus mata rantai penyebab masalah gizi dan kesehatan. Masalah-masalah tersebut diantaranya gizi kurang, gizi buruk, gizi lebih dan masalah kesehatan yang bersifat degeneratif seperti penyakit jantung, diabetes mellitus, kanker, hipertensi, dll.
    Pada kondisi saat ini masih banyak masyarakat yang dalam pemenuhan gizinya belum mendekati normal, angka kecukupan gizi di masyarakat masih sangat rendah. Banyak masyarakat yang masih mengkonsumsi makanan satu macam sehingga nutrisinya tidak optimum, hal ini juga yang menyebabkan banyaknya kasus seperti busung lapar kurang gizi dan lain sebagainya.
    Keterkaitan lainnya adalah dengan adanya ilmu gizi dalam kesehatan masyarakat, dapat membuat kita sebagai orang-orang kesehatan mengerti akan pentingnya status gizi di masyarakat, sehingga kita bisa mengubah paham masyarakat tentang makanan yang baik dan bergizi. Masyarakat dapat melakukan pola hidup sehat melalui ilmu yang diberi olah petugas pelayanan kesehatan. Diharapkan kita sebagai orang kesehatan dapat meningkatkan kualitas gizi dan kesehatan di masyarakat.

  • DIANA FAIRUZ/25010111120066/B 2011:

    Kaitannya bisa dilihat dari sisi intervensi masalah kesehatan. Untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, tentunya masalah kesehatan juga harus dihilangkan atau paling tidak dikurangi.
    Sebelumnya masuk kedalam pembahasan masalah kesehatan yang dalam hal ini masalah perlu dipahami dulu kaitan gizi dengan penyakit . Dalam segitiga epidemiologi dalam konsep timbulnya penyakit yang terdiri dari Host, Environment, dan Agent. Gizi masuk kedalam golongan agent yang memiliki arti substansi keberadaannya maupun ketidakberadaannya menimbulkan penyakit. Bisa dilihat dari hal tersebut bahwa gizi adalah faktor yang harus diperhatikan dalam peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.
    Masalah kesehatan bukan hanya yang berhubungan dengan penyakit, namun juga faktor-faktor lain seperti kondisi sosial, mental, ekonomi dan lain-lain.
    UNICEF (1988) telah mengembangkan kerangka konsep makro sebagai salah satu strategi untuk menanggulangi masalah kurang gizi. Dalam kerangka tersebut ditunjukkan bahwa masalah gizi kurang dapat disebabkan oleh:
    1. Penyebab langsung
    Makanan dan penyakit dapat secara langsung menyebabkan gizi kurang.
    2. Penyebab tidak langsung
    Antaralain:
    - Ketahanan pangan keluarga yang kurang memadai.
    - Pola pengasuhan anak kurang memadai.
    - Pelayanan kesehatan dan lingkungan kurang memadai.
    Dalam pernyataan diatas, masalah gizi yang terjadi banyak yang terfokus pada intervensi kelompok bukan intervensi perorangan. Dalam peningkatan kualitas kesehatan masyarakat yang merupakan intervensi kelompok sangat diperlukan ilmu gizi yang bisa digunakan sebagai acuan. Inilah kaitan ilmu gizi dengan peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.
    DIANA FAIRUZ/ 2501011112006 / KELAS B 2011

  • Treesa Dwi Aisha A.:

    Salah satu indikator keberhasilan kualitas kesehatan masyarakat yang baik adalah musnahnya gizi buruk dalam masyarakat. Oleh karena itu, peran ilmu gizi disini sangatlah penting untuk memperbaiki kualitas gizi masyarakat, misalnya dalam memberi pendidikan dan pengetahuan kepada masyarakat tentang pentingnya mengkonsumsi makanan yang bergizi dan apa saja jenis atau macam-macam makanan yang bergizi tersebut, serta yang paling penting adalah merubah perilaku masyarakat dan menyadarkan mereka akan pentingnya memilih makanan yang bergizi, sehingga akan tercapai kualitas hidup yang baik bagi masyarakat dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

    Treesa Dwi Aisha A (25010111130078)
    kelas B 2011

  • Erent Ersantika Sari:

    Ilmu Gizi diartikan sebagai Ilmu pengetahuan yang membahas sifat-sifat nutrien yang terkandung dalam makanan, pengaruh metaboliknya serta akibat yang timbul bila terdapat kekurangan-kelebihan zat gizi. Dalam ilmu gizi terapan, Gizi diartikan sebagai segala sesuatu tentang makanan dan hubungannya dengan kesehatan.
    Ilmu Gizi Kesehatan Masyarakat mempelajari hubungan antara ilmu gizi dasar manusia dan kesehatan masyarakat agar dapat tercapai produktivitas. Di dalamnya tercakup konsep-konsep mengenai usaha promotif dalam mengembangkan konsep gizi seimbang (gizi makro dan mikro) dan hidup sehat pada daur kehidupan manusia. Dipelajari pula bagaimana menilai status gizi dan mengetahui masalah gizi, terutama kelompok golongan rawan gizi sebagai upaya preventif, mengenal dan merencanakan bermacam upaya gizi sebagai protektif agar tetap produktif.
    Dalam peranannya dalam mencapai kualitas kesehatan masyarakat, gizi sangat berperan penting. Masyarakat dikatakan sehat apabila tidak mengalami gangguan pada tubuhnya. seiring dengan perkembangan jaman, pada jaman yunani kuno sudah dikatakan bahwa alat yang membuat orang sehat itu adalah makanan. Sedangkan gizi itu sendiri adalah ilmu yang mempelajari nutrisi yang terkandung dalam makanan. Untuk mencapai kualitas kesehatan masyarakat gizi nutrisi yang penting bagi tubuh perlu diperhatikan. Sedangkan kandungan gizi pada makanan tersebut dipelajari dalam ilmu gizi. Dengan mempelajari ilmu gizi, bisa diketahui sumber-sumber nutrisi yang baik bagi tubuh dan buruk bagi tubuh, dapat diketahui makanan yang boleh atau tidak boleh dikonsumsi oleh penderita penyakit tertentu, dapat diketahui batasan mengkonsumsi suatu nutrisi tersebut. Di ilmu gizi juga mempelajari penyakit apa yang akan timbul jika pengkonsumsian yang berlebih atau kurang. Sehingga dengan konsumsi makanan yang benar, yang sesuai porsi kualitas kesehatan masyarakat akan terwujud. Keterkaitannya dengan kesehatan masyarakat adalah, dengan konsumsi nutrisi yang baik bagi tubuh, maka akan terwujud kualitas kesehatan masyarakat yang baik, sebaliknya jika ilmu gizi tidak diterapkan dengan baik ( konsumsi makanan yang tidak baik dalam tubuh ) maka kualitas kesehatan masyarakat akan buruk pula, karena pada dasarnya manusia itu butuh makan, dan dari makanan tersebut manusia dapat sehat serta dapat sakit. Ilmu gizi sendiri juga lebih menekankan pada aspek preventif dan promotif melalui konsumsi makanan sesuai gizi yang dibutuhkan oleh tubuh. Oleh karena itu, ilmu gizi sangat berperan penting dalam pencapaian kualitas kesehatan masyarakat.

  • kualitas kesehatan sangat dipengaruhi oleh makanan yang dikonsumsi. jika kita konsumsi makanan yang mengandung gizi yang optimal maka kesehatan kita optimal juga, dan sebaliknya. maka ilmu gizi itu sangat penting dalam upaya pemenuhan kesehatan masyarakat. kesehatan tidak akan tercapai jika gizi saja tidah terpenuhi. kualitas gizi yang baik akan sangat menunjang peningkatan kesehatan masyarakat.

  • SHOFIA AJI HIDAYATILLAH:

    SHOFIA AJI HIDAYATILLAH
    25010111130241
    KELAS D

    Menurut saya peran keterkaitan ilmu gizi dalam mencapai peningkatan kualitas kesehatan masyarakat adalah sangat berperan penting. Ilmu gizi menurut WHO yaitu proses dalam organisme hidup untuk mengambil dan mengolah zat-zat padat dan cair dari makanan yang diperlukan untuk memelihara kehidupan, pertumbuhan, fungsi organ tubuh dan menghasilkan energi. llmu gizi mempelajari hubungan makanan yang dimakan dengan kesehatan tubuh serta faktor-faktor penyebabnya. Ilmu gizi memiliki beberapa cabang, diantaranya adalah Gizi Kesehatan, Gizi Masyarakat, dan Teknologi Pangan. Ilmu Gizi yang berkaitan dengan kesehatan masyarakat yang disebut Gizi kesehatan masyarakat (Public Health Nutrition) yaitu Gizi Masyarakat berkaitan dengan gangguan gizi pada kelompok masyarakat, oleh sebab itu sifatnya lebih ditekankan pada pencegahan (preventif) dan peningkatan (promotif). Termasuk juga tentang bahan tambahan makanan seperti pewarna, penyedap dan bahan-bahan kontaminan lainnya.
    Keberhasilan pembangunan nasional suatu bangsa ditentukan oleh ketersediaan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas, yaitu SDM yang memiliki fisik yang tangguh, mental yang kuat dan kesehatan yang prima di samping penguasaan terhadap ilmu pengetahuan dan teknologi. Kekurangan gizi dapat merusak kualitas SDM. Peningkatan SDM ini untuk masa yang akan datang perlu dilakukan dengan memperbaiki atau memperkuat intervensi yang ada menjadi lebih efektif, bermanfaat untuk kelompok sasaran terutama penduduk rawan dan miskin. Perbaikan kualitas pelayanan kesehatan dan gizi pada penduduk menjadi prioritas, selain meningkatkan pendidikan dan mengurangi kemiskinan, terutama pada kabupaten/kota yang tingkat keparahannya sangat berat.
    Pelayanan kesehatan dan gizi untuk yang akan datang juga harus memperhatikan pertumbuhan penduduk perkotaan yang akan membawa berbagai masalah lain. Dengan peningkatan kualitas intervensi kepada masyarakat, diasumsikan penurunan masalah gizi dan kesehatan masyarakat dapat tercapai. Pada saat ini, sebagian besar atau 50% penduduk Indonesia dapat dikatakan tidak sakit akan tetapi juga tidak sehat, umumnya disebut kekurangan gizi. Kejadian kekurangan gizi sering terluputkan dari penglihatan atau pengamatan biasa, akan tetapi secara perlahan berdampak pada tingginya angka kematian ibu, angka kematian bayi, angka kematian balita, serta rendahnya umur harapan hidup. Oleh karena itu untuk mencapai tujuan pembangunan SDM yang berdaya guna tinggi maka diperlukan keterlibatan seluruh sektor. Agar tercapainya kualitas kesehatan masyarakat dengan tidak membiarkan penduduk menderita karena masalah kurang gizi.

  • Tuti Nurhayati
    25010111130162
    B/2011

    Kaitan ilmu gizi dan kualitas kesehatan masyarakat.
    Upaya untuk meningkatkan kesehatan masyarakat memang tidak hanya dengan upaya meningkatkan pelayanan kesehatan ataupun memberantas vector penyakit, namun juga dari segi peningkatan kualitas gizinya.Meningkatnya angka pelayanan kesehatan serta menurunnya angka kematian ibu dan bayi memang cukup menggembirakan. Namun tetap saja disisi lain permasalahan tentang penyakit akibat gizi masih banyak menjamur di Indonesia.
    Masalah gizi sendiri terbagi menjadi masalah gizi makro dan mikro. Masalah gizi makro adalah masalah yang utamanya disebabkan kekurangan atau ketidakseimbangan asupan energi dan protein. Manifestasi dari masalah gizi makro bila terjadi pada wanita usia subur dan ibu hamil yang Kurang Energi Kronis (KEK) adalah berat badan bayi baru lahir yang rendah (BBLR). Bila terjadi pada anak balita akan mengakibatkan marasmus, kwashiorkor atau marasmic-kwashiorkor dan selanjutnya akan terjadi gangguan pertumbuhan pada anak usia sekolah. Anak balita yang sehat atau kurang gizi secara sederhana dapat diketahui dengan membandingkan antara berat badan menurut umur atau berat badan menurut tinggi, apabila sesuai dengan standar anak disebut Gizi Baik. Kalau sedikit di bawah standar disebut Gizi Kurang, sedangkan jika jauh di bawah standar disebut Gizi Buruk. Bila gizi buruk disertai dengan tandatanda klinis seperti ; wajah sangat kurus, muka seperti orang tua, perut cekung, kulit keriput disebut Marasmus, dan bila ada bengkak terutama pada kaki, wajah membulat dan sembab disebut Kwashiorkor. Marasmus dan Kwashiorkor atau Marasmus Kwashiorkor dikenal di masyarakat sebagai “busung lapar”. Gizi mikro (khususnya Kurang Vitamin A, Anemia Gizi Besi, dan Gangguan Akibat Kurang Yodium).
    Meningkatnya kematian akibat penyakit bukan infeksi seperti penyakit jantung dan pembuluh darah, tekan¬an darah tinggi dan kanker yang diamati pada tahun-tahun belakangan ini juga erat kaitannya dengan perubahan gaya hidup sebagian penduduk terutama di perkotaan. Gaya hidup yang di lakukan mempengaruhi kualitas gizi dari asupan yang di konsumsi. Pola makan yang berisiko misalnya karena terlalu banyak memakan makanan yang mengandung berkolestrol tinggi,fast food, serta makan-makanan yang dapat merusak kesehatan tubuh.
    Oleh karena itu untuk mewujudkan kesehatan masyarakat yang berkualitas perlu adanya peningkatan gizi melalui kualitas asupan makanan. Untuk dapat meningkatkan kualitas asupan gizi maka seseorang harus memahami kaidah-kaidah dalam ilmu gizi agar upaya perbaikan gizi tersebut sesuai dengan kaidah yang ada. Sehingga kesehatan masyarakat akan meningkat selaras dengan kesadaran akan pentingnya gizi dalam pangan masyarakat.

  • Menurut saya sangat bermanfaat sekali mempelajari ilmu gizi khususnya untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, karena dengan mempelajari ilmu gizi kita dapat mengetahui hal ikhwal makanan yg berkaitan dengan kesehatan tubuh. Misalnya: kita dapat mengetahui proporsi makanan yang sehat dan seimbang maka akan menghasilkan kesehatan yang sempurna sehingga kualitas kesehatan akan meningkat khususnya bagi masyarakat di Indonesia. terima kasih.

  • Septiana Maharanti:

    Septiana Maharanti
    25010111140286
    Kelas D 2011

    Ilmu gizi sangat berperan terhadap peningkatan kualitas kesehatan masyarakat. Pada masyarakat perkotaan adanya kecenderungan masalah gizi mulai terlihat yang disebabkan oleh perubahan pola makan dan gaya hidup. Makanan mereka cenderung mempunyai kandungan lemak yang tinggi , kadar serat rendah dan sering tidak seimbang mutu gizinya. Akibat perubahan pola makan dan gaya hidup serta meningkatnya berat badan akan meningkatkan resiko menderita penyakit generatif, seperti penyakit jantung dan pembuluh darah, kencing manis, kanker. Masalah gizi ini tidak terlepas dari faktor ekonomi masyarakat. Ilmu gizi harus berperan aktif dibagikan pengetahuan kepada masyarakat luas dan perlu adanya fasilitator untuk mendorong keluarga dan masyarakat agar semakin sadar dan mandiri dalam upaya peningkatan status gizi mereka dan mencapai status gizi optimal sebanding dengan peningkatan sosial ekonomi. Kemudian adanya program perbaikan gizi masyarakat dengan kegiatan peningkatan pendidikan gizi masyarakat, penanggulangan kurang energi protein (KEP), anemia gizi besi, gangguan akibat kurang yodium (GAKY), kurang vitamin A, dan kekurangan zat gizi mikro lainnya, Penanggulangan gizi lebih, dan pemberdayaan masyarakat untuk pencapaian keluarga sadar gizi. Jika gizi terpenuhi maka outputnya kualitas masyarakat juga akan baik.

  • Fanny Sarah Yuliasari:

    Nama : Fanny Sarah Yuliasari
    Kelas : D 2011
    NIM : 25010111140276

    Assalamualaikum Wr.Wb
    Menurut saya, Ilmu gizi akan mempengaruhi derajat kesehatan masyarakat. Karena, dari ilmu gizi kita akan mempelajari segala sesuatu tentang makanan dimana didalamnya terdapat zat-zat yang bernilai penting dan dikaitkan dengan kesehatan tubuh. Ilmu gizi juga membicarakan mengenai pengadaan, pemeliharaan, pengolahan sampai penyajian makanan tersebut. Untuk mempertahnkan kelangsungan hidup maka kandungan gizi pada makanan harus sesuai standarnya. Akan tetapi, sebagian dari kita masih ada yang belum terpenuhi kandungan gizi didalam makanannya.
    Apabila ilmu gizi tidak dipahami dan dilakukan secara tepat oleh masyarakat, maka yang terjadi adalah timbulnya berbagai penyakit. Seperti yang terjadi di Negara kita bahwa masih tingginya angka kesakitan dan kematian Ibu dan anak balita berkaitan erat dengan buruknya status gizi. Selain itu, kelebihan gizi dapat mengakibatkan obesitas masih juga terlihat dibeberapa wilayah. Hal tersebut menggambarkan bahwa ilmu gizi merupakan salah satu hal penting yang harus dipahami oleh masyarakat untuk pencegahan berbagai timbulnya penyakit serta meningkatkan kesehatan masyarakat.

  • Anisa Nur Fitri S.:

    Salah satu faktor penting tercapainya derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya yaitu kecukupan dan keseimbangan konsumsi gizi. Nutrisi yang baik merupakan komponen penting dari gaya hidup sehat, serta berkontribusi terhadap kesehatan secara keseluruhan dan kesejahteraan masyarakat. Kandungan nutrisi dalam makanan, porsi makanan seimbang, variasi jenis makanan yang dapat memenuhi kebutuhan gizi, pola makan, dampak yang timbul akibat kekurangan atau kelebihan suatu nutrisi, berbagai hal tersebut dipelajari dalam ilmu gizi. Pengetahuan ilmu gizi juga merupakan ilmu pencegahan penyakit. Dengan gizi yang cukup dan seimbang, risiko menderita sakit akan menurun serta usia harapan hidup dapat meningkat. Permasalahan gizi dalam masyarakat dapat ditinjau dengan ilmu gizi. Tinjauan tersebut diharapakan dapat memengaruhi pembuatan kebijakan sehingga menghasilkan produk kebijakan yang dapat menyelesaikan suatu permasalahan gizi dalam masyarakat. Apabila status gizi masyarakat baik, maka diharapkan kualitas kesehatan serta produktivitas masyarakat juga meningkat.

    Anisa Nur Fitri Setiarini
    25010111140294
    D

  • Din Adlina Hermadha:

    Nutrisi atau gizi adalah substansi organik yang dibutuhkan organisme untuk fungsi normal dari sistem tubuh, pertumbuhan, pemeliharaan kesehatan.
    Penelitian di bidang nutrisi mempelajari hubungan antara makanan dan minuman terhadap kesehatan dan penyakit, khususnya dalam menentukan diet yang optimal. Pada masa lalu, penelitian mengenai nutrisi hanya terbatas pada pencegahan penyakit kurang gizi dan menentukan standard kebutuhan dasar nutrisi pada makhluk hidup. Angka kebutuhan nutrisi (zat gizi) dasar ini dikenal di dunia internasional dengan istilah Recommended Daily Allowance (RDA).
    Seiring dengan perkembangan ilmiah di bidang medis dan biologi molekular, bukti-bukti medis menunjukkan bahwa RDA belum mencukupi untuk menjaga fungsi optimal tubuh dan mencegah atau membantu penanganan penyakit kronis. Bukti-bukti medis menunjukkan bahwa akar dari banyak penyakit kronis adalah stres oksidatif yang disebabkan oleh berlebihnya radikal bebas di dalam tubuh. Penggunaan nutrisi dalam level yang optimal, dikenal dengan Optimal Daily Allowance (ODA), terbukti dapat mencegah dan menangani stres oksidatif sehingga membantu pencegahan penyakit kronis. Level optimal ini dapat dicapai bila jumlah dan komposisi nutrisi yang digunakan tepat. Dalam penanganan penyakit, penggunaan nutrisi sebagai pengobatan komplementer dapat membantu efektifitas dari pengobatan dan pada saat yang bersamaan mengatasi efek samping dari pengobatan. Karena itu, nutrisi / gizi sangat erat kaitannya dengan kesehatan yang optimal dan peningkatan kualitas hidup

  • Mungki Primesti S / 25010111140288:

    Menurut saya, ilmu gizi sendiri cabag ilmu yang mempelajari hubungan antara makanan yang dimakan dengan kesehatan tubuh kita serata faktor-faktor yang mempengaruhinya. Gizi adalah salah satu kunci dimana dalam kehidupan kita untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia agar dapat bersaing di era global.
    Lingkungan dalam ruang lingkup manusia sangat berperan dalam aspek kehidupan manusia, bahwa lingkungan yang baik berarti kesehatannya juga baik dan juga mengiindikasikan pada gizi yang baik.
    Faktor yang mempengaruhinya terutama adalah berasal dari makanan, karena makanan adalah sumber energi bagi manusia. Dan sekarang jumlah penduduk yang teru berkembang, maka jumlah produksi makananpun harus terus bertambah.Permasalahan yang timbul dapat diakibatkan karena ada kualitas dan kuantitas bahan pangan, hal ini bermaksud untuk mendapatkan energi agar tetap bertahan hidup dan tidak untuk menjadi sakit, oleh karena itu sanitasi makanan menjadi sangat penting. gangguan pada beberapa segi kesejahteraan masyarakat disebabkan oleh tidak terpenuhinya kebutuhan akan gizi yang diperoleh dari makanan.
    Dengan demikian, gizi menunjang apa yang akan kita lakukan. Jika gizi tidak terpenuhi untuk tubuh kita, pasti produktivitas kerja kita akan berkurang dan semakin tidak efisien dan efektif. Ilmu gizi harus diterapkan dalam setiap masyarakat, agar bisa tahu bagaimana memenuhi dan menunjang gizi didalam tubuh untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat itu sendiri.

    Mungki Primesti S
    25010111140288
    D

  • Avi Tsaniawati (25010111110245):

    Peran ilmu gizi dalam meningkatkan kualitas kesehatan sangatlah penting, karena dapat ditinjau dari fungsinya yaitu sebagai zat pembakar (memberi energi), zat pembangun (pertumbuhan dan pemeliharaan jaringan) dan zat pengatur (mengatur proses tubuh). Jika fungsi tersebut tidak berjalan dengan baik, maka kualitas kesehatan masyarakat dapat menurun. Adapun keterkaitan ilmu gizi dengan peningkatan kualitas kesehatan yaitu jika gizi masyarakat seimbang maka masyarakat tidak akan mudah terserang penyakit. Oleh karena itu untuk mencegah terjadinya penyakit, masyarakat harus memperhatikan pola makan dengan gizi yang sesuai/seimbang.

  • Apakah tanah air kita ini sudah dikatakan mempunyai kualitas kesehatan masyarakat yang tinggi kawan ? jawaban nya “belum”. Masih banyak permasalahan kesehatan yang belum dapat dibenahi dan diperbaiki, sehingga mengakibatkan kualitas kesehatan masih rendah. Masih banyak PR yg harus dikerjakan oleh bangsa tercinta ini, seperti tertuang dalam Deklarasi millennium PBB yaitu penghapusan kelaparan dan kemiskinan, promosi kesetaraan gender dan pemberdayaan wanita, menurunkan angka kematian anak, memperbaiki kesehatan ibu hamil, memberantas penyakit menular, menjamin ketahanan lingkungan dan mengembangkan kerjasama untuk membangun. Apabila kita tidak dapat memenuhi kewajiban itu, maka bukan tidak mungkin Negara Indonesia akan memberikan kontribusi pada buruknya status kesehatan dunia. Salahsatu permasalahan penting yang masih menjadi sorotan adalah gizi masyarakat. Lalu apakah kaitanya ilmu gizi dengan kualitas kesehatan masyarakat ? “jelas sangat berkaitan”.
    Ada pepatah yang mengatakan bahwa “Kesehatan adalah harta yang paling berharga dalam hidup ini “ . Sehat dan bugar adalah dua kunci yang sebaiknya dimiliki oleh setiap orang agar hidup ini menjadi lebih bermakna. Untuk mewujudkannya antara lain dapat kita lakukan melalui pengaturan makanan, yaitu dengan makan makanan yang bergizi seimbang.
    Dalam kehidupan modern ini, filosofi makan telah mengalami pergeseran, dimana makan bukanlah sekedar untuk kenyang, tetapi yang lebih utama adalah untuk mencapai tingkat kesehatan dan kebugaran yang optimal.Nah, pada kenyataanya masih banyak masyarakat yang dalam pemenuhan gizinya belum mendekati normal, artinya angka kecukupan gizi di masyarakat Indonesia terutama di pedesaan masih sangat rendah. Banyak masyarakat yang masih mengkonsumsi makanan satu macam sehingga nutrisinya tidak optimum, hal ini juga yang menyebabkan banyaknya kasus seperti busung lapar kurang gizi dan lain sebagainya. Padahal makanan yang bergizi tidak harus selamanya mahal. Bahan-bahan makanan seperti tahu, tempe, dan telur merupakan contoh dari makanan bergizi dengan harga yang cukup terjangkau. Masalah terhadap pemenuhan gizi ini memang cenderung dianggap sepele, padahal jelas sekali menimbulkan dampak buruk bagi kehidupan yang lebih luas. Misalnya, anak-anak yang kekurangan gizi akan tumbuh menjadi anak yang cenderung memiliki tingkat intelegensi yang rendah. Secara langsung, mempengaruhi Sumber Daya Manusia (SDM) kedepannya, SDM yang baik tentu dari masyarakat yang sehat bukan ? Oleh karena itu ilmu gizi sangat penting kaitanya dengan kualitas kesehatan masyarakat, untuk dapat mengatasi permasalahan gizi yang kini dan mendatang. Pentingnya gizi harus benar-benar mendapatkan perhatian, karena kualitas kesehatan masyarakat menjadi cerminan suatu Bangsa .

  • M.Abdurrahman Shidiq (25010111140261):

    Ilmu gizi memiliki peranan yang sungguh penting dalam peningkatan kualitas kesehatan masyarakat. Karena salah satu ruang lingkup kesehatan masyarakat yang menjadi sorotan di Indonesia adalah masalah gizi itu sendiri. Masih banyak masyarakat yang dalam pemenuhan gizinya belum mendekati normal, artinya angka kecukupan gizi di masyarakat Indonesia terutama di pedesaan masih sangat rendah. Melalui pendidikan ilmu gizi ini masyarakat akan sadar dan tahu tentang pentingnya kecukupan gizi bagi setiap individu, sehinggan bila kebutuhan gizi setiap individu terpenuhi tentu akan terwujud individu yang sehat. Salah satu program pemerintah dalam mendukung pendidikan gizi masyarakat dituangkan dalam Program Keluarga Harapan (PKH), yang membantu penyediaan bantuan berupa uang tunai kepada para keluarga miskin sebagai imbalan atas partisipasi mereka dalam memprakarsai kesehatan dan pendidikan. Akhirnya bila kebutuhan gizi masyarakat terpenuhi maka akan terwujud masyarakat yang sehat dan derajat kesehatan masyarakatpun akan mengalami peningkatan karena bangsa yang sehat tujuan mulia.

  • karlina devita sari:

    peran dan keterkaitan ilmu gizi dalam mencapai peningkatan kualitas kesehatan masyarakat yaitu sangat erat kaitanyya.Hal ini dapat dilihat apabila status gizi seseorang baik dapat berdampak positif pada kualitas kesehatan masyarakat sehingga masyarakat dapat beraktifitas dengan produktif.Apabila status gizi seseorang tersebut buruk maka akan terjadi hal sebaliknya.

    karlina devita sari
    25010111140268
    kelas d

  • Naila Ghina:

    Salah satu cara untuk menyehatkan masyarakat adalah dengan cara mencukupi Gizi yang baik.karna itu ilmu gizi sangat bermanfaat untuk dipelajari kesehatan masyarakat.

  • bella sarwestri 25010111140285 kelas D:

    Dewasa ini peran seorang pelaku kesehatan masyarakat sangat peting dan sedang dalam masa naik daun. Hal ini tentu erat kaitannya dengan peranan ilmu gizi dalam peningkatan kesehatan masyarakat. Sebagai contoh dengan pemasokan gizi yang baik dan meninggalkan gizi buruk otomatis pembangunan negara akan semakin pesat dengan kualitas kualitas sumber daya manusianya. Gizi yang baik ditunjukan juga dengan adanya suatu revolusi atau perubahan peningkatan kualitas suatu bangsa. Tidak hanya kalangan atas dan berpendidikan tinggi yang harus mengerti gizi yang baik seperti apa. Kalangan bawahpun juga harus dipaksa mulai menyadari pentingnya gizi yang baik. Walaupun tidak instan dan membutuhkan proses yang cukup sulit namun saya percaya kelak jika ada niatan diiringi dengan aksi dan pengorbanan akan menghasilkan suatu buah yang sangat manis. Jadidapat ditarik kesimpulan bahwa Ilmu Gizi sangat berperan penting terhadap perubahan perilaku kesehatan masyarakat.

  • Menurut saya ilmu Gizi berperan penting untuk menunjang kesehatan masyarakat karena ilmu kesehatan masyarakat mengutamakan pencegahan dibanding penyembuhan. Sedangkan diantara sekian banyak hal yang bisa dilakukan untuk mencegah suatu masalah kesehatan atau penyakit salah satunya yaitu dengan cara, menjaga pola makan dengan mempertimbangkan aspek zat gizi yang baik atau tidak untuk tubuh. Dan hal tersebut dipelajari dalam mata kuliah ilmu gizi ini. Apabila seseorang sudah memiliki kesadaran dan pengetahuan mengenai konsumsi zat gizi dasar yang diperlukan oleh tubuhnya, maka dengan begitu kesehatannya akan terjaga dengan sendirinya, disamping ditunjang dengan berbagai hal penunjang kesehatan yang lain seperti dengan berolahraga. Intinya, makanan yang kita makan, sehingga mencegah penyakit datang dengan menjaga asupan gizi lebih baik daripada mengobati.

    Puteri Inandin Nabiha
    25010111130138 / B – 2011

  • CYNTHIA PUTRI HARYANTO:

    25010111130158 / B 2011
    Keterkaitan Ilmu Gizi dalam mencapai kualitas kesehatan masyarakat, dapat dilihat dari makanan yang dikonsumsi dan zat gizi, proses pencernaan serta kelebihan dan kekurangan bagi tubuh manusia. Pada dasarnya, manusia membutuhkan makanan hanya sekedar untuk bisa bertahan hidup dengan tidak memperhatikan kandungan zat gizi dari makanan yang dikonsumsi, sehingga sering kali kita temukan masyarakat yang bergizi buruk. Ilmu Gizi mempelajari tentang hal ikhwal makanan mencakup pangan, makanan, intake makanan, zat gizi, kebutuhan gizi, kecukupan gizi, tingkat kecukupan gizi, pola makanan, status gizi serta malnutrition. Dari situlah kita sebagai Sarjana Kesehatan Masyarakat diharapkan mampu mendalami dan memahami pelajaran Ilmu Gizi yang berkaitan dengan gizi masyarakat, agar mencegah terjadinya gizi buruk di masyarakat dan memberi pengetahuan kepada masyarakat mengenai makanan yang sehat untuk dikonsumsi. Jadi, Ilmu Gizi berperan penting dalam proses peningkatan kualitas masyarakat dan memberikan kesadaran kepada masyarakat tentang pentingnya gizi makanan yang dikomsumsi. ^^

  • Zatalina Hanani:

    ZATALINA HANANI
    25010111130126
    KELAS B 2011

    Keterkaitan gizi dengan usia harapan hidup masyarakat adalah jika semua masyarakat telah mengetahui nilai gizi yang cukup atau cakupan gizi yang cukup pada makanan yang mereka makan itu akan berdampak pada kesehatan masyarakat, masyarakat akan lebih sehat dan terhindar dari penyakit yang berkaitan dengan gaya hidup seperti makan makanan yang terlalu banyak lemak akan menyebabkan obesitas dan kolestrol makan makanan yangterlalu banyak mengandung gula akan menyebabkan penyakit diabetes, jika masyarakat telah mengetahui cakupan dan nilai gizi dalam makanan mereka akan lebih sehat dan umur mereka lebih panjang.

  • Syifa Chairunnisa:

    Syifa Chairunnisa
    25010111130165
    Kelas B 2011

    Keterkaitan gizi dengan usia harapan hidup sangatlah besar. Seperti slogan dalam ilmu gizi “we are what we eat” yaitu komposisi tubuh kita tergantung oleh apa yang kita konsumsi atau kualitas hidup kita ditentukan oleh apa yang kita makan. Makanan yang kita makan serta asupan gizi yang masuk ke dalam tubuh melalui makanan sangat mempengaruhi kesehatan tubuh kita. Jika makanan yang kita makan bersih, sehat serta mengandung nilai gizi yang tinggi, maka tubuh kita akan sehat. Itulah yang harus diterapkan pada masyarakat, kesadaran akan pentingnya gizi bagi tubuh melalui makanan sehat, dengan begitu kualitas hidup masyarakat akan meningkat dan usia harapan hidup juga akan meningkat.

  • abdul muis:

    saya mau tanya!
    apa hubganx ilmu gizi dengan perkmbgan teknologi

Leave a Reply

*

Spam Protection by WP-SpamFree

Switch to our mobile site